
Jakarta, Beritasatu.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan 115,28 poin atau 1,28% ke level 8.876,89 pada penutupan sesi I, Jumat (23/1/2026). Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di rentang 8.837–9.039.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 40,89 miliar lembar saham diperdagangkan pada sesi I dengan nilai transaksi mencapai Rp 18,39 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 2.131.434 kali. Secara keseluruhan, 124 saham mengalami kenaikan, 585 saham melemah, dan 95 saham stagnan.
Hampir seluruh sektor saham melemah pada penutupan sesi I. Sektor barang konsumsi nonprimer memimpin pelemahan dengan ambles 2,85%, diikuti sektor energi 2,77%, transportasi 2,72%, perindustrian 2,4%, dan keuangan 1,3%. Sementara itu, penguatan terjadi pada sektor kesehatan 1,42% dan sektor barang baku 0,43%.
Pada jajaran top gainers, dua saham mencapai batas auto rejection atas (ARA), yakni PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) melonjak 34,67% ke Rp 202 per saham, dan PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) naik 24,58% ke Rp 735.
Saham lain yang masuk daftar top gainers adalah PT Ace Oldfields Tbk (KUAS) naik 29,07% menjadi Rp 111, PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) meningkat 23,36% ke Rp 264, PT Sekar Laut Tbk (SKLT) bertambah 22,97% ke Rp 364, dan PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) naik 22,7% menjadi Rp 1.000.
Di sisi lain, enam saham mengalami pelemahan signifikan hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) dan masuk daftar top losers. Saham PT Pakuan Tbk (UANG) tertekan 15% menjadi Rp 6.375, PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) turun 14,95% ke Rp 165, dan PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) anjlok 14,89% ke Rp 320.
Selain itu, saham PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) terkoreksi 14,65% menjadi Rp 169, PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP) jatuh 14,6% ke Rp 585, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) terpangkas 14,39% menjadi Rp 9.225.


0 comments:
Post a Comment