BPF Jambi. Powered by Blogger.

Blog Archive

Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp 17.904 per Dolar AS

 Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS anjlok sejak awal Mei 2026.

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS anjlok sejak awal Mei 2026. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Jakarta, Beritasatu.com – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Jumat (9/10/2026). Penguatan mata uang Garuda terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya rupiah ditutup melemah.

Mengacu pada data Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat 11 poin atau 0,06% ke level Rp 17.904 per dolar AS. Pada penutupan perdagangan Kamis (8/10/2026), rupiah melemah 28 poin atau 0,16% ke posisi Rp 17.915 per dolar AS.

BeritaSatu
WhatsApp Video 2026-09-07 at 18.50.42
00:00

Pergerakan rupiah berlangsung di tengah pelemahan dolar AS di pasar global. Reuters melaporkan, dolar AS tertekan pada Kamis setelah kenaikan imbal hasil obligasi zona euro terhenti. Sementara itu, ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga Federal Reserve (The Fed) sepanjang tahun ini relatif tidak berubah.

Indeks dolar AS turun 0,08% ke level 102,17 setelah sempat menyentuh 102,46. Pada saat yang sama, euro menguat 0,08% menjadi US$ 1,1204, setelah sebelumnya sempat turun ke US$ 1,1171.

ADVERTISEMENT

Pound sterling Inggris juga naik 0,07% ke US$ 1,3219. Penguatan tersebut terjadi setelah Gubernur Bank of England Andrew Bailey menyampaikan perlunya peningkatan upaya untuk memperbaiki kondisi keuangan publik Inggris. Pernyataan itu muncul di tengah tekanan pada pasar obligasi global akibat tingginya tingkat pinjaman dan meningkatnya tekanan inflasi.

Sementara itu, yen Jepang menguat 0,12% ke level 157,88 per dolar AS. Pergerakan yen terjadi setelah Bank of Japan menyatakan bahwa kenaikan inflasi akibat mahalnya bahan baku mulai berdampak pada harga barang konsumsi.

Di sisi kebijakan moneter AS, data CME FedWatch menunjukkan peluang The Fed menaikkan suku bunga setidaknya 25 basis poin sebesar 17,2%. Angka tersebut turun dibandingkan dengan perkiraan pasar sebesar 24,4% pada pekan sebelumnya.

Meski demikian, pelaku pasar masih memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 81,2% pada pertemuan bank sentral AS pada Desember mendatang.

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp 17.904 per Dolar AS

 Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS anjlok sejak awal Mei 2026.

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS anjlok sejak awal Mei 2026. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Jakarta, Beritasatu.com – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Jumat (9/10/2026). Penguatan mata uang Garuda terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya rupiah ditutup melemah.

Mengacu pada data Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat 11 poin atau 0,06% ke level Rp 17.904 per dolar AS. Pada penutupan perdagangan Kamis (8/10/2026), rupiah melemah 28 poin atau 0,16% ke posisi Rp 17.915 per dolar AS.

BeritaSatu
00:00
ADVERTISEMENT

Pergerakan rupiah berlangsung di tengah pelemahan dolar AS di pasar global. Reuters melaporkan, dolar AS tertekan pada Kamis setelah kenaikan imbal hasil obligasi zona euro terhenti. Sementara itu, ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga Federal Reserve (The Fed) sepanjang tahun ini relatif tidak berubah.

Indeks dolar AS turun 0,08% ke level 102,17 setelah sempat menyentuh 102,46. Pada saat yang sama, euro menguat 0,08% menjadi US$ 1,1204, setelah sebelumnya sempat turun ke US$ 1,1171.

ADVERTISEMENT

Pound sterling Inggris juga naik 0,07% ke US$ 1,3219. Penguatan tersebut terjadi setelah Gubernur Bank of England Andrew Bailey menyampaikan perlunya peningkatan upaya untuk memperbaiki kondisi keuangan publik Inggris. Pernyataan itu muncul di tengah tekanan pada pasar obligasi global akibat tingginya tingkat pinjaman dan meningkatnya tekanan inflasi.

Sementara itu, yen Jepang menguat 0,12% ke level 157,88 per dolar AS. Pergerakan yen terjadi setelah Bank of Japan menyatakan bahwa kenaikan inflasi akibat mahalnya bahan baku mulai berdampak pada harga barang konsumsi.

Di sisi kebijakan moneter AS, data CME FedWatch menunjukkan peluang The Fed menaikkan suku bunga setidaknya 25 basis poin sebesar 17,2%. Angka tersebut turun dibandingkan dengan perkiraan pasar sebesar 24,4% pada pekan sebelumnya.

Meski demikian, pelaku pasar masih memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 81,2% pada pertemuan bank sentral AS pada Desember mendatang.

Jelang 2 Tahun Prabowo, Ekonomi Didorong Lebih Produktif dan Inklusif

 Ilustrasi pertumbuhan ekonomi

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi (Antara/Muhammad Adimaja)

Jakarta, Beritasatu.com - Kinerja perekonomian domestik menjelang 2 tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai relatif positif. Meski demikian, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap berkelanjutan.

Ekonom sekaligus Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Rizal Taufikurahman mengatakan, rata-rata pertumbuhan ekonomi domestik dalam dua tahun terakhir berada di kisaran 5%. Selain itu, inflasi relatif terkendali dan realisasi investasi masih menunjukkan pertumbuhan.

"Menjelang 2 tahun pemerintahan Prabowo, stabilitas makro relatif terjaga. Pertumbuhan ekonomi masih di atas 5%, inflasi terkendali, dan investasi tetap kuat," ungkap Rizal kepada Beritasatu.com, Kamis (24/9/2026).

Menurut Rizal, tantangan berikutnya adalah memastikan pertumbuhan ekonomi menjadi lebih produktif dan inklusif, sekaligus mampu menciptakan lapangan pekerjaan berkualitas.

ADVERTISEMENT

Dari sisi daya beli, inflasi yang terkendali belum otomatis menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga berada dalam kondisi kuat. Persoalan utamanya adalah memastikan pertumbuhan pendapatan riil mampu melampaui kenaikan biaya hidup.

Oleh karena itu, ukuran keberhasilan ekonomi perlu melihat sejumlah indikator, seperti pertumbuhan upah riil, pendapatan disposabel, serta kemampuan rumah tangga mempertahankan atau meningkatkan kelas ekonominya.

Menurut Rizal, kelas menengah menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian serius. Jumlah kelas menengah telah menyusut dibandingkan beberapa tahun sebelumnya, padahal kelompok tersebut merupakan salah satu penopang utama konsumsi domestik.

Rizal menilai pemerintah perlu menyiapkan strategi untuk memperkuat daya beli masyarakat. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui penguatan sektor pekerja formal, peningkatan pendapatan, serta pengurangan beban kebutuhan dasar dan pendidikan.

"Kebijakan ekonomi perlu lebih kuat menjaga pekerjaan formal, pendapatan, serta menekan beban biaya pendidikan, perumahan, transportasi, dan kebutuhan dasar," pungkas Rizal.

PNM Sulap Lorong Kota Menjadi Sumber Pangan lewat Program Agro Urban Madani

 Program Agro Urban Madani memanfaatkan ruang terbatas di kawasan padat penduduk untuk budidaya sayuran dan berbagai komoditas pangan lainnya.

Program Agro Urban Madani memanfaatkan ruang terbatas di kawasan padat penduduk untuk budidaya sayuran dan berbagai komoditas pangan lainnya. (PNM/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Tinggal di kawasan padat membuat sebagian keluarga perkotaan tidak memiliki halaman atau lahan untuk bercocok tanam. Rumah berdiri berdekatan, sementara lorong dan gang menjadi ruang bersama untuk berbagai aktivitas warga. Namun kebutuhan akan pangan bergizi tetap hadir setiap hari. Kondisi tersebut mendorong PT Permodalan Nasional Madani (Persero) menghadirkan Agro Urban Madani, program ketahanan pangan yang memanfaatkan ruang terbatas di kawasan padat penduduk untuk budidaya sayuran dan berbagai komoditas pangan lainnya.

Bagi sebagian nasabah PNM Mekaar yang tinggal di lingkungan padat, menanam sayuran bukan sekadar soal kemauan. Tidak selalu ada halaman belakang atau sebidang tanah kosong yang dapat digunakan. Sistem hidroponik kemudian membuka peluang untuk menanam dengan memanfaatkan ruang yang tersedia di sekitar tempat tinggal.

Lorong yang sehari-hari menjadi jalur aktivitas warga kini dapat dimanfaatkan untuk menanam. Ruang komunal pun menjadi tempat masyarakat belajar merawat tanaman bersama, sementara hasil panennya dapat ikut memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Salah satunya dirasakan oleh Dewi, nasabah PNM Mekaar di Sukmajaya, Depok. Bersama anggota kelompoknya, ia menanam pakcoy, kangkung, dan bayam di lingkungan tempat tinggal mereka. Prosesnya dilakukan bersama, mulai dari menanam, merawat hingga memanen. Ketika masa panen tiba, sayuran yang tumbuh beberapa langkah dari rumah dapat dibawa pulang dan dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga.

“Alhamdulillah, sekarang jadi ada kegiatan yang bisa dilakukan bareng ibu-ibu. Kalau sudah panen biasanya bisa dibawa pulang untuk dimasak buat keluarga. Lumayan jadi hemat uang belanja,” ujar Dewi.

Pengalaman Dewi menjadi salah satu gambaran manfaat Agro Urban Madani yang telah hadir di 10 titik lainnya dan menjangkau ratusan nasabah PNM Mekaar. Pengelolaannya melibatkan nasabah dalam kegiatan budidaya sekaligus pemanfaatan ruang di lingkungan tempat tinggal secara produktif.

Direktur Utama PNM Kindaris meyakini program ketahanan pangan dapat menjadi wadah nasabah untuk belajar mandiri pangan untuk mendorong nasabah semakin produktif.

“Pengetahuan tentang budidaya dapat dibagikan, proses menanam sampai memanen menjadi aktivitas yang bisa memperkuat gotong royong, dan bisa dijual untuk menambah pendapatan. Konsep ini sesuai dengan semangat pemberdayaan PNM,” jelas Kindaris.

Bagi PNM, inilah salah satu bentuk pemberdayaan yang dekat dengan keseharian nasabah. Ketahanan pangan tidak selalu harus dimulai dari hamparan lahan yang luas. Di tengah padatnya kota, sumber pangan juga dapat tumbuh beberapa langkah dari rumah, dekat dengan keluarga yang akan menikmatinya.

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. BPFJAMBI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger