IHSG Sesi I 24 November Naik Saat Seluruh Saham Sektoral Menguat

 IHSG sesi I hari ini Senin 24 November 2025 menguat.


IHSG sesi I hari ini Senin 24 November 2025 menguat. (Unsplash/Yorgos Ntrahas)



Jakarta, Beritasatu.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak menguat pada perdagangan sesi I, Senin (24/11/2025) siang. IHSG tercatat berada di posisi 8.485,31, meningkat 70,96 poin atau 0,84% dibanding pembukaan di level 8.458,29.


Sepanjang perdagangan sesi I, IHSG bergerak di rentang 8.429,46-8.487,63. Aktivitas transaksi tercatat tinggi dengan total volume mencapai 24,22 miliar saham, frekuensi perdagangan 1,455 juta kali, serta nilai transaksi mencapai Rp 12,25 triliun.



Saham Sektoral Menghijau, IHSG Hari Ini 24 November Naik 0,39 Persen

Kenaikan indeks ditopang oleh dominasi saham penguat yang mencapai 351 saham, sementara 270 saham melemah dan 189 saham stagnan.


ADVERTISEMENT


Pada sisi saham sektoral, hampir seluruh sektor berada di zona hijau. Energi memimpin penguatan dengan kenaikan 1,64%, diikuti sektor teknologi yang naik 1,88% serta infrastruktur yang menguat 1,81%.


Sektor barang konsumsi primer juga mencatat lonjakan 2,32%, menandai aktivitas belanja yang mulai meningkat. Beberapa sektor lain, seperti kesehatan naik 0,44%, bahan baku menguat 0,61%, dan barang konsumsi nonprimer (0,28%), dan transportasi naik tipis 0,03% turut menopang penguatan indeks.


Pada sisi penggerak pasar, saham-saham dengan kenaikan tertinggi berasal dari sektor media, kesehatan, hingga otomotif.


PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) mencatat penguatan terbesar sebesar 32,10%, disusul PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) yang naik 25,52%.


Penguatan signifikan juga terlihat pada PT Bundamedik Tbk (BMHS) yang menguat 25%, serta PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA) dan Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) yang masing-masing naik 25% dan 24,87%.


BACA JUGA


IHSG Sepekan Naik 0,52 Persen, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp 15.391 T

Sebaliknya, tekanan terbesar datang dari saham manajer investasi dan emiten properti. PT Indo Premier Investment Management (XISC) memimpin pelemahan dengan koreksi 15%, disusul PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) yang turun 14,86%.


Koreksi juga dialami PT Indo Premier Investment Management series B (XISB) sebesar 14,81%, PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) yang melemah 11,31%, dan PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (XBLQ) yang terkoreksi 10,98%.

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. BPFJAMBI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger