Ekonomi RI Kuat, Menkeu Purbaya Optimistis Target 2025 Tercapai

 Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (Beritasatu.com/Akmalal Hamdhi)

Jakarta, Beritasatu.com – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2025 tercatat sebesar 5,04% secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini sedikit melambat dibanding kuartal sebelumnya yang tumbuh 5,12%. Namun, pemerintah menilai momentum pertumbuhan masih terjaga berkat kuatnya permintaan domestik, ekspor, serta kebijakan fiskal yang efektif.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, capaian tersebut menunjukkan peran penting anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dalam menjaga daya beli masyarakat dan menopang dunia usaha.

“Realisasi triwulan III menunjukkan APBN dikelola secara efektif, diperkuat koordinasi erat dengan otoritas moneter dan sektor keuangan. APBN berperan menjaga daya beli masyarakat dan mendukung kinerja dunia usaha agar lebih berdaya saing, terutama di tingkat global,” ujar Purbaya, Kamis (6/11/2025).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, dukungan fiskal juga diberikan melalui penempatan Rp 200 triliun kas negara di bank Himbara untuk menjaga likuiditas perekonomian, serta langkah-langkah nonfiskal guna mengatasi hambatan investasi.

Dari sisi konsumsi, belanja pemerintah tumbuh 5,49%, ditopang oleh kenaikan belanja barang sebesar 19,3% dan Belanja Pegawai 9,0%.

“Ini bentuk komitmen pemerintah menjaga momentum pertumbuhan dan menopang daya beli melalui percepatan serta optimalisasi belanja,” jelas Purbaya.

Pertumbuhan ekonomi juga memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja. Pada Agustus 2025, jumlah pengangguran turun menjadi 7,46 juta orang, berkurang sekitar 4.000 orang dibanding periode yang sama tahun lalu. Sepanjang setahun terakhir, perekonomian berhasil menyerap 1,9 juta tenaga kerja baru, terutama di sektor pertanian, manufaktur, dan perdagangan.

Menjelang akhir tahun, pemerintah juga menyiapkan stimulus ekonomi sebesar Rp 34,2 triliun serta delapan program akselerasi senilai Rp 15,7 triliun untuk mendorong aktivitas ekonomi di kuartal IV 2025. Selain itu, pembentukan Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP) diharapkan mampu mempercepat realisasi proyek strategis dan investasi bernilai tambah tinggi.

Purbaya optimistis target pertumbuhan ekonomi 2025 sebesar 5,2% dapat tercapai berkat peran kebijakan fiskal sebagai enabler dan sinergi kebijakan nonfiskal untuk memperkuat iklim usaha.

“Ke depan, pemerintah terus mendorong agar mesin pertumbuhan ekonomi berjalan lebih cepat. Kebijakan fiskal, sektor keuangan, dan iklim investasi yang sehat akan terus disinergikan untuk menciptakan pertumbuhan tinggi yang stabil serta pemerataan kesejahteraan berkelanjutan,” tutup menkeu.

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. BPFJAMBI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger