Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Catat! Jokowi Bakal Umumkan Nasib Divestasi Vale Bulan Ini

smelter Vale Foto: Vale

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo mengungkapkan bakal memberikan keputusan dalam bulan ini terkait rencana divestasi saham PT Vale Indonesia sebesar 51%. Terlebih Kontrak Karya Vale juga akan habis pada 2025 mendatang.

"Iya segera akan kita putuskan, Insya Allah bulan ini akan kita putuskan. intinya kepentingan nasional harus didahulukan," kata Jokowi di Lanud Halim Perdana Kusuma, Senin (3/7/2023).

Meski mengutamakan kepentingan nasional, lanjut Jokowi, pihak Indonesia juga tidak ingin merugikan investor. Sehingga tidak merugikan kedua pihak.

"Win-win, dua - duanya harus jalan dengan baik, dan yang paling penting industrialisasi, hilirisasi betul-betul harus berjalan," kata Jokowi.


Sebelumnya, Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Ramson Siagian mengungkapkan, selama ini pemegang saham Vale asal Kanada, Vale Canada Limited yang menguasai 43,79% saham PT Vale Indonesia, mencatatkan aset dan cadangan dari tambang di Indonesia sebagai miliknya dan tercatat di Kanada.

Padahal, berdasarkan Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, sumber daya yang ada di Tanah Air harus dikuasai negara, atau melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Kadang ini bisa dibuat financial engineering nilainya jadi berapa, ini yang tercatat di Kanada, Pak. Ini yang perlu agar terkonsolidasi pencatatannya itu bisa dilakukan di Indonesia oleh negara melalui instrumen negara yang ada sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945, antara lain BUMN," tuturnya dalam rapat.

Dia pun mendesak pencatatan aset Vale di Indonesia ini juga bisa menjadi salah satu syarat Pemerintah Indonesia yang akan memberikan perpanjangan Kontrak Karya (KK) Vale menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) pada 2025 mendatang.

"Jadi, bagaimana kebijakan pemerintah waktu mau memperpanjang Kontrak Karya menjadi IUPK agar nanti dalam kesimpulan kita, kita buat kesimpulan bahwa Komisi VII dengan Menteri ESDM sepakat agar sumber daya dan cadangan aset Vale Indonesia itu terkonsolidasi di dalam buku kekayaan negara Indonesia karena nilainya sangat unlimited," paparnya.

Dia juga meminta agar kepemilikan Indonesia melalui MIND ID bisa ditambah dari saat ini hanya 20%.

"Ini yang perlu jadi kesimpulan dan divestasi saham untuk instrumen yang mewakili negara MIND ID bisa ditambah, ditambah dari Sumitomo dan Vale Canada Limited yang utama tadi agar sumber daya dan cadangan aset Vale terkonsolidasi dalam buku kekayaan Indonesia, jadi bukan di Kanada, karena ini sumber daya kita, Pak," tuturnya.

Seperti diketahui, hingga Juni 2023 ini kepemilikan saham MIND ID di PT Vale Indonesia baru sebesar 20%. Sementara sisanya dimiliki oleh Vale Canada Ltd 43,79%, Sumitomo Metal Mining Co Ltd 15,03%, dan publik 21,18%.

Sementara, apabila MIND ID hanya mengambil 11% lagi, holding BUMN tambang ini hanya akan memegang 31% saham di PT Vale Indonesia. Pasalnya, dari saham publik sebesar 21,18%, lebih dari separuh atau setara 59,47% dikuasai pemodal asing.

 

Saham Batu Bara PTBA ARB Lagi, Sudah 2 Hari Beruntun

 PTBA Foto: dok PTBA

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten pertambangan batu bara yakni PT Bukit Asam Tbk (PTBA) kembali ambles dan menyentuh auto reject bawah (ARB) pada perdagangan sesi I Selasa (27/6/2023), setelah melewati periode ex date dividen tunainya pada Senin kemarin.

Selain itu, kabar dari ditangkapnya mantan Direktur Pengembangan Usaha PTBA karena dugaan korupsi juga masih menjadi katalis negatif PTBA hari ini.

Per pukul 09:41 WIB, saham PTBA anjlok 14,92% ke posisi Rp 2.680/unit. Bahkan, saham PTBA kembali mencetak ARB pada pagi hari ini. Dengan ini, maka saham PTBA sudah menyentuh ARB selama dua hari beruntun.

Sekitar 41 menit setelah dibuka, saham PTBA sudah ditransaksikan sebanyak 7.830 kali dengan volume sebesar 35,42 juta lembar saham dan nilai transaksinya sudah mencapai Rp 94,93 miliar. Adapun kapitalisasi pasarnya saat ini mencapai Rp 30,88 triliun.

Hingga pukul 09:41 WIB, di order offer atau jual, terdapat 701.129 lot antrian di harga batas bawahnya yakni Rp 2.680/unit atau sekitar Rp 188 miliar. Antrian di harga tersebut juga menjadi antrian jual terbanyak untuk pagi hari ini.

Sementara di order bid atau beli, belum ada antrian yang tertera kembali, menandakan bahwa saham PTBA sudah menyentuh ARB.

Pada Senin kemarin, periode ex date dividen tunai PTBA telah berlangsung, sehingga investor yang memiliki saham PTBA cenderung melempasnya.

Hal ini karena jika dilihat secara historis, saham-saham batu bara termasuk PTBA cenderung akan sulit untuk kembali mencapai level sebelum pembagian dividen, sehingga investor pun berbondong-bondong melepasnya sejak periode cum date dividen tunai. Alhasil, koreksi pun tak terhindarkan.

Apalagi, sektor batu bara pada tahun ini cenderung tidak semenarik tahun lalu ketika awal munculnya perang Rusia-Ukraina.

Di lain sisi, kabar dari ditangkapnya mantan Direktur Pengembangan Usaha PTBA yang menjabat pada 2013 menjadi salah satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi juga masih menjadi katalis negatif bagi PTBA.

Anung Dri Pasetya, mantan Direktur Pengembangan Usaha PTBA menjadi salah satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi atas akuisisi PT Satria Bahana Sarana (PT SBS).

Kejaksaan Tinggi Sumatra Selatan (Kejati Sumsel) telah menetapkan tiga tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam proses akuisisi PT Satria Bahana Sarana (PT SBS) oleh PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) melalui anak perusahaan PT Bukit Multi Investama (BMI).

Hal tersebut berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Nomor: PRINT-04/L.6/Fd.1/11/2022 tanggal 24 November 2022 Jo. Nomor : PRINT-03/L.6/Fd.1/05/2023 pada 15 Mei 2023.

AP (Anung Dri Prasetya) merupakan Direktur Pengembangan Usaha PT BA tahun 2013. Sementara SI merupakan Ketua Tim Akuisisi pengambil alihan PT SBS dan TI (Tjahyono Imawan) merupakan pemilik PT SBS sebelum diakuisisi PT BA.

Mengutip profil Anung Dri Prasetya, dia merintis karir di PTBA sejak tahun 1987 dan pernah menduduki berbagai posisi, seperti Kepala Pengembangan Usaha (1993-1997), Kepala Eksplorasi/Pengembangan Tambang (1998-2000), Sekretaris Perusahaan (2000-2002), Senior Manajer Pengembangan Usaha (2002-2004).

CNBC INDONESIA RESEARCH

Raup Duit Rp108 M, Relife Asia Incar Tanah di 2 Lokasi Ini

 Pengunjung melintas dan mengamati pergerakan layar elektronik di di Jakarta, Selasa (2/1/2018). Foto: Muhammad Sabki

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan property PT Graha Mitra Asia Tbk. (RELF) atau Relife Asia resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Kamis (22/6/2023) dan perusahaan ke-43 yang melakukan pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO). Relife Asia melepas sebanyak 1,2 miliar saham baru atau sebanyak 20,95% dengan Harga Penawaran Rp 90.

Lantas, perusahaan mengincar dana segar sebesar Rp108 miliar. Nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp515,50 miliar. Saham RELF pun telah tercatat di papan pengembangan BEI.

Saat pembukaan, saham RELF mencatatkan harga Rp81 per saham. Pada pukul 09.10, harga RELF naik ke level 94 atau naik 4,44%. RELF kemudian sempat mencatatkan harga tertinggi di posisi Rp96 per saham.

Direktur Utama RELF Ivan Darmanto dalam keterangannya mengatakan dana segar IPO akan digunakan untuk membeli lahan di dua lokasi yaitu di Semplak, Bogor seluas 4 hektar dan di Jagakarsa, Jakarta Selatan seluas 2,750 m2. Kedua lahan ini akan langsung dikerjakan oleh perusahaan menjadi proyek yang berkontribusi terhadap pendapatan perusahaan.

Rinciannya, sebesar Rp56 miliar atau sekitar 51,85% akan digunakan untuk membeli tanah seluas 4 hektare berlokasi di Semplak Barat, Kemang, Bogor. Tanah tersebut akan dibangun menjadi sekitar 300 rumah. Sebesar Rp27,5 miliar atau 25,46% dari keseluruhan dana akan digunakan untuk membeli tanah di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Nantinya tanah tersebut akan dikembangkan sebagai proyek real estate Greenland Jagakarsa.

Sisanya sebanyak 22,69% atau sebesar Rp24,5 miliar akan digunakan untuk modal kerja perseroan.

Relife Asia juga secara bersamaan akan menerbitkan sebanyak 1,2 miliar Waran Seri I yang menyertai Saham Baru Perseroan atau sebanyak 26,50% dari jumlah modal awal. Waran Seri I diberikan secara Cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang Saham Baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada Tanggal Penjatahan.

Setiap pemegang 1 (satu) Saham Baru Perseroan berhak memperoleh 1 (satu) Waran Seri I dimana setiap 1 (satu) Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 (satu) saham baru Perseroan yang dikeluarkan dalam portepel.

Perlu diketahui, PT Graha Mitra Asia Tbk. atau Relife Asia adalah perusahaan properti yang berdiri sejak tahun 2018. Proyek pertamanya adalah Greenland Kemang Bogor yang terletak di Jalan Raya Parung Kemang, Kabupaten Bogor.

Iduladha, Bursa Efek Indonesia Libur 3 Hari

 

Jakarta, Beritasatu.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengonfirmasi bahwa 28 Juni dan 30 Juni 2023, yaitu Rabu dan Jumat pekan depan, akan menjadi hari libur bursa. Keputusan ini didasarkan pada keputusan pemerintah terkait cuti bersama dalam rangka perayaan Iduladha 1440 Hijriah.

"Dengan ini kami sampaikan perubahan kalender libur bursa tahun 2023 sebagai berikut," jelas pengumuman resmi dari BEI yang ditandatangani pada tanggal 20 Juni 2023.

Perubahan dalam kalender libur bursa tahun 2023 dapat disesuaikan kembali apabila terjadi perubahan dalam jadwal kliring pada kalender operasional Bank Indonesia atau adanya pengumuman pemerintah mengenai perubahan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2023," lanjut pengumuman tersebut.


Sebelumnya, dalam keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, libur IdulaAdha ditetapkan pada tanggal Kamis, 29 Juni 2023. Sedangkan tanggal 28 dan 30 Juni 2023 ditetapkan sebagai cuti bersama.

Keputusan tersebut tertuang dalam surat yang ditandatangani oleh tiga menteri, yaitu Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, yang dikeluarkan pada tanggal 16 Juni 2023.

Ngaku Rugi Rp8,66 T Dagang Nikel, Trafigura Malah Dituntut

 smelter Vale Foto: Vale

Jakarta, CNBC Indonesia - Konglomerat pemilik Hyphen Trading Ltd Reuben bersaudara, mengajukan tuntutan hukum kepada pedagang komoditas terbesar di dunia Trafigura terkait dugaan kasus penipuan nikel.

Sebelumnya, Trafigura sempat melayangkan tuduhan "penipuan sistematis" ke pengusaha India Prateek Gupta terkait kargo nikel. Perwakilan Gupta (Rp 885 triliun) sebelumnya mengatakan mereka akan memberikan tanggapan terhadap tuduhan tersebut. Akibatnya, Trafigura membukukan penurunan nilai US$ 590 juta awal bulan ini.


Situs web pengadilan Inggris menunjukkan bahwa Hyphen Trading yang berbasis di London mengajukan klaim kepada HM Courts & Tribunals pada 5 Juni melawan Trafigura. Tidak ada dokumen lengkap mengenai kasus itu yang langsung tersedia untuk diakses dan tidak ada rincian yang dipublikasikan mengenai substansi klaim.

Namun, menurut sumber Reuters, klaim tersebut terkait dengan penipuan nikel yang lebih sistemik dari apa yang dituduhkan oleh Trafigura terhadap Gupta di Pengadilan Tinggi London.

Trafigura menolak berkomentar. Sementara itu, Hyphen Trading maupun pemiliknya Reuben Brothers juga tidak menanggapi permintaan komentar.

Perlu diingat, permasalahan Trafigura dengan Gupta dipantik dari kecurigaannya pada Oktober tahun lalu, dimana sekitar 25.000 ton logam yang dijual oleh perusahaan Gupta mungkin bukan nikel bermutu tinggi, dan mulai memeriksa lebih dari 1.000 kontainer pengiriman.

Trafigura mengatakan akhirnya memeriksa 156 dari 1.104 kontainer pada saat mengajukan surat pengadilan pada Februari untuk perintah pembekuan global pada Gupta dan perusahaannya. Tidak ada kontainer yang berisi nikel.

Pedagang komoditas mengatakan dalam dokumen pengadilan bahwa mereka menjual sejumlah kecil kargo ke pihak ketiga, termasuk ke perusahaan AS Argentem Trade Services.

"Trafigura menerima sebagian pembayaran untuk logam yang dibeli oleh Argentem melalui Hyphen Trading," kata dokumen tersebut.

Di situs webnya, Hyphen mengatakan mengkhususkan bisnisnya pada instrumen logam dan memfasilitasi pembiayaan kepada "pedagang kecil hingga menengah yang menghadapi kesulitan mengakses pembiayaan dari bank pembiayaan perdagangan besar".

Pihak Hyphen sendiri mengaku bahwa mereka adalah bagian dari Reuben Brothers Group, dan menurut data UK Companies House, Hyphen Trading adalah anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh RB International UK.

Ma'ruf Amin Bakal Nonton Laga Timnas Indonesia Vs Argentina

 IWWF Foto: Istimewa

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengungkapkan hendak menonton FIFA Matchday Indonesia vs Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (19/6/2023). 

Harapannya, timnas Indonesia dapat bermain dengan bagus pada pertandingan nanti malam. "Niat mau nonton tapi nggak tau nanti. Mudah-mudahan Indonesia mainnya bagus. Itu aja," ujarnya saat ditemui di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (19/6).

Sebagai tambahan informasi, Timnas Argentina menjalani latihan terakhir di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (18/6/2023) sebagai persiapan melawan Indonesia.

Laga Timnas Indonesia vs Argentina akan digelar di Stadion GBK pada Senin (19/6) malam mulai pukul 19.30 WIB

Dalam lawatan ke Indonesia, Argentina memboyong 24 pemain. Akan tetapi tiga bintang Argentina yaitu Lionel Messi, Angel Di Maria, dan Nicolas Otamendi tidak ikut serta ke Indonesia karena mendapatkan waktu berlibur dari pelatih.

Terpisah, Presiden Joko Widodo atau Jokowi juga menyatakan akan menyaksikan laga Timnas Indonesia melawan Timnas Argentina. "Sore hari nanti Insya Allah bapak presiden akan menonton pertandingan sepak bola di mana timnas Indonesia melawan Argentina," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, Media, Sekretariat Presiden, Bey Machmudin kepada wartawan, Senin (19/6/2023).

Dalam pertandingan ini, timnas Indonesia menargetkan untuk memperoleh hasil imbang. Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir menyadari Argentina adalah lawan yang sangat berat untuk Indonesia. Karena itu, dia tidak menuntut Skuad Garuda untuk memenangkan pertandingan

"Kalau saya melihat, sudah dapat hasil imbang saja mukjizat. Kalau menang terlalu muluk-muluk," ujar Erick di SUGBK, Jakarta, Minggu (18/6/2023).

Genjot Kualitas Manajemen Risiko Kredit,WOM Finance Gandeng CBI

 

Jakarta, Beritasatu.com - WOM Finance bekerja sama dengan Credit Bureau Indonesia (CBI) untuk menggenjot kualitas manajemen risiko kredit. Dengan kerja sama ini, WOM Finance dapat memanfaatkan layanan informasi perkreditan yang disesuaikan dengan kebutuhan manajemen risiko dari CBI.

CBI adalah perusahaan Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan (LPIP), sedangkan WIM Finance adalah perusahaan pembiayaan terkemuka nasional. Kedua lembaga tersebut telah mengantongi izin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebagai perusahaan yang berkomitmen menyediakan akses fasilitas kredit kepada masyarakat, WOM Finance selalu berupaya untuk meningkatkan keandalan dan keefektifan dalam menilai risiko kredit.

Advertisement

“Kami menggunakan custom-scores yang disesuaikan dengan risk-apetite dan kultur bisnis kami," kata Njauw Vido Onadi, direktur WOM Finance, Jumat (16/6/2023).

Di sisi lain, CBI merupakan lembaga pengelola informasi perkreditan yang memberikan layanan solusi-solusi yang inovatif atas informasi perkreditan yang akurat dan andal. Melalui layanan CBI, WOM Finance dapat memperoleh informasi perkreditan sesuai manajemen risiko perusahaan yang unik atas profil risiko calon peminjam.

Informasi yang unik tersebut sangat berharga dalam mengevaluasi risiko kredit yang terkait dalam pemrosesan setiap pengajuan pinjaman yang diterima oleh perusahaan.

Njauw Vido Onadi, menambahkan, layanan CBI dapat memenuhi bagian-bagian yang dibutuhkan perseroan. Kemampuan CBI dalam menyediakan kustomisasi sangat bernilai bagi perseroan.

“Solusi yang dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan kami yang unik tersebut sangat membantu dalam meningkatkan proses kredit kami,” tegas dia.

Dengan menggunakan solusi dari CBI, dia melanjutkan, WOM Finance telah memperkuat manajemen risiko mereka dan secara efektif mendukung pertumbuhan bisnis yang lebih sehat. Kerja sama ini mencerminkan komitmen WOM Finance dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dan juga kepada masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Sementara itu, Direktur Bisnis dan Layanan CBI Anton Adiwibowo bangga dan berterimakasih atas kepercayaan WOM Finance kepada CBI. Alasannya, WOM Finance adalah perusahaan pembiayaan nasional terkemuka.

“CBI berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan dalam menyediakan solusi-solusi informasi perkreditan yang bernilai tambah dan dapat diandalkan untuk WOM Finance dan seluruh anggota CBI lainnya,” tukas Anton.

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. BPFJAMBI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger