
Texas, Beritasatu.com – Jaringan toko serba-ada 7-Eleven menggugat Nike di pengadilan federal Texas, Amerika Serikat, dengan tuduhan menggunakan desain garis oranye, hijau, dan merah yang dinilai sangat mirip dengan identitas merek (brand) milik perusahaan pada produk sepatu terbaru Nike.
Dalam gugatan yang diajukan pada Selasa (1/7/2026) di Pengadilan Federal Dallas, 7-Eleven menyatakan desain sepatu Air Max 95 yang akan diluncurkan Nike pada Jumat (11/7/2026) menampilkan kombinasi tiga warna yang menyerupai ciri khas perusahaan sehingga berpotensi membingungkan konsumen.
Menurut 7-Eleven, peluncuran sepatu tersebut juga dijadwalkan bertepatan dengan 11 Juli atau 7-Eleven Day, yang selama ini dikenal sebagai hari perayaan tahunan perusahaan sekaligus penyelenggaraan program Free Slurpee Day di gerai-gerai tertentu.
"Nike telah menunjukkan pengabaian yang ceroboh dan disengaja terhadap hak-hak 7-Eleven," demikian isi gugatan tersebut, dikutip dari Reuters.
Hingga laporan ini disusun, Nike belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait gugatan tersebut.
Dalam pernyataan resminya, 7-Eleven menyebut penggunaan identitas mereknya tanpa izin, ditambah peluncuran produk yang dilakukan hanya beberapa hari menjelang 7-Eleven Day, membuat perusahaan harus segera mengambil langkah hukum untuk melindungi mereknya.
Perusahaan juga menyatakan telah berulang kali berupaya menyelesaikan sengketa tersebut sebelum mengajukan gugatan. Namun, menurut dokumen gugatan, Nike tetap berencana melanjutkan promosi dan peluncuran sepatu sesuai jadwal.
7-Eleven menjelaskan telah menggunakan kombinasi warna oranye, hijau, dan merah selama puluhan tahun pada papan nama toko, materi iklan, merchandise, alas kaki, serta berbagai produk lainnya. Perusahaan juga mengeklaim memiliki sejumlah hak merek dagang atas desain tersebut.
Dalam gugatan itu, 7-Eleven menuduh Nike sengaja merancang sepatu tersebut agar mengingatkan konsumen pada merek 7-Eleven dan memanfaatkan popularitas perusahaan. Akibatnya, konsumen berpotensi mengira produk tersebut merupakan hasil kerja sama atau mendapat persetujuan resmi dari 7-Eleven, padahal tidak ada kemitraan antara kedua perusahaan.
Sebagai bagian dari gugatan, 7-Eleven juga mengutip sejumlah pemberitaan media yang menyebut desain sepatu tersebut terinspirasi dari identitas visual perusahaan.
Melalui gugatan tersebut, 7-Eleven meminta pengadilan menghentikan penjualan sepatu Air Max 95, memerintahkan penarikan produk yang telah didistribusikan, serta mewajibkan Nike membayar ganti rugi dan menyerahkan keuntungan yang diperoleh dari penjualan produk tersebut.


0 comments:
Post a Comment