Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Gara-Gara Ini, Kripto Ancang-Ancang Mau Terbang

 High-end graphic cards are installed in a cryptocurrency mining computer at a computer mall in Hong Kong, China January 29, 2018. Picture taken January 29, 2018.  REUTERS/Bobby Yip Foto: REUTERS/Bobby Yip

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar kripto didominasi menguat dalam 24 jam terakhir dikarenakan ada kemungkinan persetujuan Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) terhadap ETF eter lebih cepat.

Merujuk dari CoinMarketCap pada Rabu (6/9/2023) pukul 09.13 WIB, pasar kripto didominasi terapresiasi. Bitcoin naik tipis 0,16% ke US$25.775,09 dan secara mingguan melemah 6,29%.

Ethereum naik 0,68% dalam 24 jam terakhir dan dalam tujuh hari turun 5,05%.

Dogecoin menguat 1,66% secara harian dan dalam sepekan masih merosot 2,43%.

Begitu pula dengan Solana yang terbang 4,51% dalam 24 jam terakhir meskipun secara mingguan ambruk 6,94%.

CoinDesk Market Index (CMI) yang merupakan indeks untuk mengukur kinerja tertimbang kapitalisasi pasar dari pasar aset digital naik tipis 0,41% ke angka 1.098,62. Open interest terapresiasi 1,60 % di angka US$22,3 miliar.

Ada kemungkinan besar persetujuan terjadi sebelum batas waktu akhir Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada pertengahan Oktober untuk keputusan ETF berjangka eter pertama di Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari Coindesk.com, ether (ETH) siap untuk mengungguli bitcoin (BTC) pada bulan September dan Oktober karena mendapat manfaat dari momentum yang lebih kuat terkait dengan kemungkinan pencatatan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), kata perusahaan analisis pasar kripto K33 Research pada hari Selasa dalam sebuah laporan.

Batas waktu terakhir SEC untuk menyetujui atau menolak ETF eter pertama adalah pada pertengahan Oktober, dan kemungkinan besar agensi tersebut akan memberi lampu hijau pada produk tersebut.

Perkembangan ini berpotensi meningkatkan harga ether, analis senior K33 Vetle Lunde menjelaskan bahwa bitcoin naik 60% dalam tiga minggu menjelang peluncuran ETF berbasis berjangka pertamanya dua tahun lalu.

Beralih ke bitcoin, di tengah kenaikan tipis harga bitcoin, terjadi penurunan momentum bitcoin yang dapat berdampak pada kinerja dan sentimen investor. Pertumbuhan yang lebih lambat dapat membuat investor dan spekulator baru enggan, sehingga berpotensi menyebabkan stagnasi atau penurunan harga koin.

SantimentFoto: BTC Address Behaviour by BTC Balance
Source: Santiment

Salah satu indikator signifikan dari perlambatan ini adalah perubahan relatif keseluruhan pada dompet bitcoin selama periode 30 hari. Meskipun dompet masih terus berkembang, tingkat pertumbuhannya telah menurun, khususnya di antara dompet yang memiliki 10 - 10.000 bitcoin.

Selain itu, rata-rata ukuran transaksi bitcoin menurut Glassnode selama tujuh hari mencapai level terendah dalam satu bulan di 518.646.

Penurunan rata-rata ukuran transaksi ini biasanya berarti berkurangnya aktivitas atau pergeseran jenis transaksi jaringan.

CNBC INDONESIA RESEARCH

Dirut Taspen Diduga Gelapkan Duit PNS Rp 300 T?

 Gedung KPK (Ahmad Bil Wahid/detikcom) Foto: Gedung KPK (Ahmad Bil Wahid/detikcom)

Jakarta, CNBC Indonesia - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah membuka penyelidikan baru di PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri atau Taspen. Mantan istri Direktur Utama (Dirut) PT Taspen Antonius Nicholas Stephanus (ANS) Kosasih, Rina Lauwy Kosasih, turut diperiksa sebagai saksi.

ANS Kosasih menjadi perbincangan sejak tahun lalu ketika adanya tuduhan Kamaruddin Simanjuntak terhadap bos Taspen tersebut yang diduga mengelola dana Rp 300 triliun untuk modal kampanye Calon Presiden (Capres) di Pemilu 2024.

Dugaan kelolaan dana tersebut sangat besar. Sebagai ilustrasi, angka itu jauh melampaui kekayaan taipan Anthoni Salim yang berharta US$ 7,5 miliar (Rp111,74 triliun) menurut Forbes 2022 atau hampir 3 kali lebih besar.

Anthoni, yang juga dikenal dengan nama Liem Hong Sien, merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia.

Dia merupakan putra bungsu dari tiga bersaudara dari anak Liem Sioe Liong atau Sudono Salim yang merupakan generasi pertama Keluarga Salim yang mengurus bisnis Indofood, Bogasari, hingga Indomaret. 

Kembali ke soal Kamaruddin Hendra Simanjuntak, dirinya adalah pengacara dari Yosua Hutabarat atau Brigadir J dalam kasus pembunuhan yang dilakukan Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Tidak diketahui secara pasti kapan video tersebut diambil, hanya saja Kamaruddin menyebutkan bahwa sang dirut merupakan pemeluk agama Katolik dan memiliki istri sah bernama Rina.

Menanggapi video viral tersebut, PT Taspen menepis tudingan yang disematkan dan menegaskan pengelolaan investasinya sesuai aturan.

"Dalam pelaksanaan investasi dan pengelolaan seluruh program yang ada, Taspen wajib mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Keuangan dan OJK serta selalu memberikan laporan pengelolaan dana investasi kepada Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan dan OJK secara periodik," kata Mardiyani dalam keterangan tertulisnya dilansir Detik, 26 Agustus 2022.

Kamaruddin Jadi Tersangka

Kini, Kamaruddin Simanjuntak ditetapkan sebagai tersangka kasus penyebaran hoaks.

Penetapan tersangka atas nama Kamaruddin Simanjuntak itu tertuang dalam surat ketetapan bernomor S.Tap/85/VIII/RES.1.14/2023/Dittipidsiber yang diterbitkan pada Senin, 7 Agustus 2023, dan ditandatangani Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid.

Sebelumnya, Kamaruddin Simanjuntak ditetapkan tersangka perkara tindak pidana dengan menyiarkan berita atau pemberitaan bohong. Kamaruddin Simanjuntak dilaporkan oleh kuasa hukum Dirut Taspen ANS Kosasih ke Polres Metro Jakarta pusat, dengan nomor LP//B/1966/IX/SPKT/POLRES METROPOLITAN JAKPUS/POLDA METRO JAYA, 5 September 2022.

Sejumlah barang bukti diserahkan pelapor, seperti video, undangan konferensi pers, dan putusan persidangan terkait perceraian.

"Mengenai tudingan adanya pengelolaan dana Rp 300 triliun untuk capres itu kan nggak benar, kemudian yang kedua terkait cashback investasi dana Rp 300 triliun melalui wanita-wanita yang dinikahi juga itu tidak benar. terkait masalah pribadi, menuduh telantarkan anak, nggak bayar SPP itu juga nggak benar," kata kuasa hukum ANS Kosasih, Duke Arie Widagdo, dikutip Detikcom.

Diwartakan Detikcom, Kamaruddin mendatangi Dittipidsiber Bareskrim Polri pada 14 Agustus 2023. Dia juga datang bersama mantan istri ANS Kosasih, Rina Lauwy.

"Saya dipanggil sebagai tersangka ketika menjalankan tugas menjalankan tugas profesi advokat mendampingi klien saya Rina Lauwy dan anaknya," jelas Kamaruddin dilansir detikNews.

Rekaman Viral Diduga Kosasih dan Rina

Rina Lauwy menjadi sorotan usai rekaman suara berdurasi 8.40 menit, yang diduga ANS Kosasih meminta Rina menerima uang dari Kosasih (yang kemudian dia tolak), beredar di media sosial.

Dikutip dari pemberitaan media online, pada 1 September 2023, Rina menjelaskan, itu memang rekaman yang sengaja ia rekam. Rina bilang, kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, dirinya menolak kesepakatan soal penitipan uang dari ANS Kosasih kala itu.

Rina Sambangi KPK

Kembali ke pembahasan awal, Rina Lauwy menyambangi gedung KPK pada 1 September 2023. Melansir Detikcom (1/9/2023), Rina mengaku telah diperiksa sebagai saksi terkait dugaan korupsi di PT Taspen.

"Saya hadir di KPK memenuhi undangan dari KPK untuk menjawab beberapa pertanyaan dan membuat klarifikasi mengenai ada pemeriksaan tindak dugaan korupsi di PT Taspen periode 2018 sampai 2022," ujar Rina di gedung KPK, Jakarta Selatan.

Rina mengatakan laporan korupsi di PT Taspen saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

Dia menyebut sejumlah bukti telah diserahkan kepada KPK. Bukti tersebut berkaitan dengan laporan keuangan yang melibatkan Antonius Kosasih selaku Dirut Taspen.

"Saya diminta laporan-laporan keuangan, laporan rekening milik saya dan milik Pak Kosasih juga," imbuh Rina.

"Ditanyakan juga apa saya menerima uang yang banyak. Saya bilang tidak karena sudah dari pertama kali saya menolak," kata Rina.

Pengacara Rina, Frederik J Pinakunary, menambahkan, ada 39 rekening koran yang kliennya serahkan ke KPK pada 1 September 2023.

"Jadi dari pihak Ibu bekerja sama untuk menyerahkan tadi rekening-rekening koran sebanyak 39 rekening koran. Sekiranya ada informasi apa pun itu, tentu Ibu sebagai warga negara yang baik akan kooperatif dan akan memberikan apakah itu informasi ataupun dokumen tambahan yang sekiranya dapat membantu proses penyelidikan yang dilakukan oleh KPK," ungkap Frederik.

Hingga berita ini diturunkan Dirut PT Taspen Antonius Nicholas Stephanus Kosasih dan pengacaranya belum memberikan tanggapan.

CNBC INDONESIA RESEARCH

Siap-Siap, Emiten BUMN Mau Tebar Dividen Jumbo! Ini Terbesar

 PTBA telah mengoperasikan 7 unit Shovel Listrik (PC3000-6E), 40 unit Hybrid Dump Truck (Belaz-75135), dan 6 Pompa Tambang berbasis listrik. Foto: PTBA telah mengoperasikan 7 unit Shovel Listrik (PC3000-6E), 40 unit Hybrid Dump Truck (Belaz-75135), dan 6 Pompa Tambang berbasis listrik (Dok PTBA)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membagikan hasil keuntungan atau dividen tahun buku 2022. Meski laba bersih badan usaha milik negara (BUMN) tahun ini diprediksi akan lebih kecil dibandingkan dengan tahun lalu, tetapi Menteri BUMN Erick Thohir yakin perusahaan pelat merah bisa kembali mencetak rekor dividen terbesar sepanjang sejarah.

Targetnya, pemerintah sebagai pemegang sahamnya bisa mendapat imbal hasilnya sebesar Rp80,6 triliun. Pada tahun ini, setoran dividen tunai perusahaan pelat merah telah menyentuh rekor tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Adapun sejumlah emiten BUMN sejak awal tahun diketahui rajin membagikan dividen, di antaranya ada delapan yang tercatat menebar dividen yield paling atraktif atau di atas 4%.

Posisi pertama yang menduduki dividen yield tinggi dan paling baru ada emiten batubara, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang diketahui baru selesai melaksanakan RUPS kemarin, Kamis (15/6) dan mengumumkan bagi dividen 100% dari laba bersih tahun buku 2022 lalu.

Dengan begitu, setiap pemegang saham akan mendapatkan dividen sebesar Rp1091/lembar. Berdasarkan perhitungan harga saham per hari ini (16/6) pukul 09.21 WIB akan mengimplikasikan potensi dividen yield sebesar 27,55%

Besarnya dividen saham yang dibagikan PTBA tak lepas dari kinerja ciamik 2022 lalu yang mana perusahaan berhasil mencatatkan rekor laba bersih tertinggi sepanjang masa sebesar Rp12,56 triliun, melesat 59% dari tahun sebelumnya.

Posisi kedua ditempati PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang membagikan dividen setara 70% dari laba bersih tahun lalu, sehingga dividen per lembar didapatkan Rp141, apabila menghitung dari harga closing ketika cum date akan mendapatkan dividen yield sebesar 9,86%.

Kinerja keuangan PGAS sepanjang 2022 lalu juga tak kalah moncer, tercatat laba bersih yang didapat sebesar US$ 3,6 miliar, naik 17,5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Selanjutnya di posisi ketiga dan ke-empat diisi oleh bank daerah yakni PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BJTM) dengan dividen yield masing-masing 7,54% dan 7,36%.

Menilai dari kinerja keuangan kedua bank daerah tersebut pertumbuhan laba bersih BJTBR terbilang lebih ciamik dibanding BJTM, dimana BJBR mencatat laba naik 13,41% secara tahunan (YoY) menjadi Rp2,3 triliun, sementara laba bersih BJTM naik tipis 1,30% YoY menjadi Rp1,54 triliun.

Pada tiga posisi selanjutnya diisi oleh bank-bank berkapitalisasi besar yang secara berurutan yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Dari ketiga bank big caps yang paling tinggi mencatatkan dividen yield adalah BBRI, emiten ini membagikan dua kali dengan yield sebesar 1,24% dan 4,71%. Secara total dividen per lembar yang diberikan mencapai Rp288.

Selanjutnya dari BMRI dan BBNI berhasil membagikan dividen per lembar masing-masing sebesar Rp529 dan Rp392. Dengan begitu, dividen yield yang diperoleh sebesar 5,26% dan 4,13%.

Untuk kinerja keuangan ketiga bank big caps tersebut, BBRI masih memimpin laba bersih terbesar mencapai Rp51,17 juta, naik 64,71% YoY. Sementara untuk pertumbuhan laba tertinggi dipegang BBNI sebesar 68,02% YoY menjadi Rp18,31 triliun. Untuk BMRI juga tak kalah dimana laba bersih naik 48,96% YoY menjadi Rp41,17 triliun.

Posisi terakhir ditempati emiten telekomunikasi, yakni PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang membagikan dividen sebesar Rp167/saham dengan dividen yield yang didapat 4,02%. Sebagai informasi, untuk laba bersih sepanjang 2022 yang diperoleh TLKM sebesar Rp25,86 triliun, tumbuh 7,7% YoY

Dulu Terkaya di Asia, Bos Evergrande Kini Tertimbun Utang

 Hui Ka Yan (Chairman Evergrande Real Estate Group) Foto: CNBC


PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI - Saham salah satu raksasa properti China Evergrande Group turun tajam hingga 80% pada Senin (28/8/2023). Anjloknya saham Evergrande terjadi setelah suspensi (penghentian sementara) perdagangan sahamnya dilepas.

Menurut data Refinitiv, saham Evergrande anjlok 79% ke HKD 0,35 per saham per 15.55 WIB, usai sempat ambles 87% di awal perdagangan. Kapitalisasi pasar (market cap) saham Evergrande menyusut menjadi HKD 4,6 miliar dari HKD 21,8 miliar dari saat terakhir diperdagangkan. PT BESTPROFIT


Saham Evergrande yang tercatat di Bursa Efek Hong Kong kembali diperdagangkan usai disuspensi selama 17 bulan, seiring dengan perseroan yang telah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan oleh Bursa Efek Hong Kong.

Perlu diingat, Evergrande sejak akhir 2021 mengalami serangkaian gagal bayar utang, rumah yang belum selesai dibangun, dan pemasok yang belum dibayar, sehingga menghancurkan kepercayaan konsumen terhadap ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.

Melansir Reuters, Senin (28/8), kini Evergrande sedang dalam proses mendapatkan persetujuan kreditur dan pengadilan untuk melaksanakan rencana restrukturisasi utang. Namun, gejolak krisis properti ini masih berdampak pada perekonomian negeri tirai bambu ini.

Diketahui Evergrande gagal bayar utang sebesar US$340 atau sekitar Rp 4.400 triliun pada 2021. BEST PROFIT

­

Jakarta, CNBC Indonesia

Di luar gagal bayar utang jumbo itu, cerita Evergrande tidak lepas dari sosok Hui Ka Yan, selaku pendiri perusahaan. Berikut profilnya:

Profil Bos Evergrande Hui Ka Yan

Hui merupakan mantan teknisi baja. Masa kecilnya dihabiskan di Henan, provinsi bagian barat China, bersama neneknya. Hui kemudian mendirikan Evergrande pada tahun 1996 di kota Guangzhou dan perlahan mengumpulkan pundi-pundi kekayaannya yang ditopang dari penjualan rumah dengan harga murah.

Di bawah kendalinya, pengembang properti tersebut berekspansi secara agresif dengan menambah pinjaman agar dapat membeli tanah dan menjual rumah dengan margin lebih rendah agar perputaran semakin cepat.

Menurut estimasi Majalah Forbes, pada tahun 2017 Hui adalah orang terkaya di Asia dengan nilai kekayaan bersih mencapai US$ 45,3 miliar (Rp 648 triliun). Per Jumat, (1/9/2023), kekayaan bersihnya diperkirakan 'hanya' tersisa US$ 3,1 miliar (Rp 47,29 triliun). BESTPROFIT

PT BESTPROFIT FUTURES
BPF

Dilaporkan Reuters, menurut pengakuan karyawan, Hui tidak suka menonjolkan diri di depan publik (low profile) dan gila kerja, yang terkadang menuntut agar karyawan lain mengikuti gaya kerjanya.

Dalam satu kesempatan Hu pernah ditanya oleh wartawan mengenai proyek-proyeknya yang sebagian besar dibiayai dari utang. Akan tetapi dia yakin bahwa omzet dan nilai aset Evergrande cukup untuk menutupi utang usaha. 

Teman poker dan utang budi ke negara

Di luar China daratan, Hui juga berbaur dengan para taipan Hong Kong termasuk mendiang pendiri New World Development, Cheng Yu Tung, dan mantan ketua Chinese Estates Holdings, Joseph Lau.

Bersama mereka, ia menjadi anggota inti dari "klub poker", lingkaran erat para taipan yang sering melakukan transaksi investasi bersama, diberitakan Reuters menurut tiga orang yang akrab dengan klub tersebut.

Dari klub poker itu pula lah Evergrande berhasil melalui krisis keuangan global 2008. Cheng merupakan pemodal yang menyuntik Evergrande senilai US$ 150 juta setahun sebelum pencatatan saham perdana (IPO) pada 2009 dilaksanakan di Bursa Hong Kong. 

Chinese Estates juga secara terbuka telah berinvestasi selama bertahun-tahun sebesar miliaran dolar dalam kepemilikan saham dan obligasi Evergrande.

Selain diketahui memiliki hubungan erat dengan para taipan Hong Kong, Hui juga dikenal sebagai pebisnis yang mencintai negaranya. 

Dia tidak takut menjajal sektor bisnis baru, khususnya yang sejalan dan mendukung tujuan China yang lebih besar. Hui telah mencoba peruntungan di bisnis mobil listrikhingga sepak bola. Kedua hal itu digemari oleh Presiden China Xi Jinping.

Berbicara di China Charity Awards 2018 sebagai pemenang untuk tahun ke-8 berturut-turut, Hui mengatakan Evergrande telah membayar pajak sebesar 185 miliar yuan (Rp 408 triliun) dalam 22 tahun terakhir dan menyumbangkan lebih dari 10 miliar yuan (Rp 22,1 triliun).

Dia pun berterima kasih kepada pemeirntah China karena telah mereformasi pendidikan tinggi yang membuatnya dapat meninggalkan desa. "Tanpa negara memberi saya beasiswa 14 yuan setiap bulan, saya tidak bisa menyelesaikan universitas," kata Hui yang merupakan alumnus Wuhan Institute of Iron and Steel yang sekarang bernama Wuhan University of Science and Technology.

Oleh karena itu menurutnya, semua pencapaian yang ia miliki bersama Evergrande tidak lepas dari jasa negara hingga masyarakat China. 

"Tanpa kebijakan negara yang baik untuk melakukan reformasi, Evergrande tidak akan memiliki apa yang dimiliki saat ini," ujarnya.

Duet Grup Salim dan WIRG Kembangkan Ruang Belajar Metaverse

 Produk kacamata AR Apple, Vision Pro Foto: Apple

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Metaverse Indonesia Makmur (Nusameta), anak perusahaan WIR Group dan Grup Salim yang saat ini mengembangkan platform teknologi metaverse, mengandeng MASA AI yang merupakan perusahaan solusi teknologi berbasis AI dengan fokus teknologi pendidikan dan pengembangan tenaga kerja Indonesia, kembangkan terobosan teknologi ruang belajar berbasiskan AI di Metaverse.

CEO dari Nusameta Stephen Ng mengungkapkan, kerjasama tersebut bertujuan untuk menciptakan ruang pengalaman belajar dan mengajar yang lebih imersif bagi dunia pendidikan khususnya di Indonesia.

"Pasalnya di ruang belajar virtual ini, teknologi AI dan keunikan avatar akan memberikan ketertarikan khusus bagi peserta didik. Ruang belajar di metaverse diharapkan akan menyajikan pengalaman belajar yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan pendidikan di Indonesia. Inisiatif ini sejalan dengan visi dan misi Nusameta dalam memperluas adopsi penggunaan ekosistem metaverse," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (31/8).

Sementara itu Co-Founder MASA AI, Davyn Sudirdjo, menyatakan sinergi ini akan menciptakan terobosan pengalaman baru bagi pengguna yang ingin belajar. "Dengan mengintegrasikan teknologi AI di metaverse, harapannya dapat membuka ruang pembelajaran baru bagi pengembangan sistem pendidikan saat ini," tulisnya.

Kolaborasi Nusameta dan MASA AI juga diharapkan dapat mengangkat kualitas sumber daya manusia Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi, menciptakan generasi berdaya saing global dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Nusameta dan MASA AI akan memulai ruang belajar metaverse ini dengan pembelajaran Bahasa Inggris seiring dengan kemajuan transformasi digital di Indonesia." tutup Stephen.

Sebelumnya, WIR Asia bersama Salim Group telah membentuk joint venture bernama PT Metaverse Indonesia Makmur yang menciptakan platform Nusameta. Platform yang disebut sebagai Indonesia versi digital ini adalah ekosistem yang terdiri atas platform dan integrasi online-to-offline (O2O) yang memungkinkan seluruh pengguna mewujudkan interaksi antara dunia nyata dan digital.

Deretan Saham Dekati Rp 1, Ada yang Harganya Rp 5

 Ilustrasi Bursa (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Ilustrasi Bursa (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tercatat sudah ada 15 saham yang kini berada di bawah level psikologis Rp 50 per saham atau level gocap hingga perdagangan sesi I Rabu (30/8/2023). Ke-15 saham tersebut secara mayoritas cenderung stagnan.

Berikut saham-saham yang sudah berada di bawah harga Rp 50 per saham.

EmitenKode SahamHarga Saat IniPerubahan Hari IniPerubahan SepekanPerubahan YTDKriteria NotasiKeterangan Tambahan
Mitra Komunikasi NusantaraMKNT5-16,67%0,00%-90,00%1,7-
Himalaya Energi PerkasaHADE60,00%0,00%-88,00%1,7-
Modern InternasionalMDRN716,67%0,00%-86,00%1, 5, 7-
Minna Padi Investama SekuritasPADI814,29%33,33%-84,00%1,7-
Pelayaran Tamarin SamudraTAMU8-11,11%-11,11%-84,00%1,7-
Mitra International ResourcesMIRA911,11%0,00%-82,00%1,7-
Agung Semesta SejahteraTARA110,00%10,00%-78,00%1,7-
Megalestari Epack SentosarayaEPAC120,00%0,00%-76,00%5, 7-
Intan Baru PranaIBFN150,00%-11,76%-84,54%1,7-
Keramika Indonesia AssosiasiKIAS180,00%0,00%-64,00%1,7-
Aksara Global DevelopmentGAMA180,00%0,00%-64,00%5,7Suspend
Andalan Perkasa AbadiNASA220,00%4,76%-56,00%1,7-
Dua Putra Utama MakmurDPUM395,41%39,29%-22,00%5,7-
Lancartama SejatiTAMA440,00%10,00%-12,00%1,7-
Bukit Uluwatu VillaBUVA450,00%7,14%-25,00%5, 7-

Sumber: Refinitiv

Dari deretan saham di bawah level gocap tersebut, saham PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) menjadi saham dengan harga paling rendah pada saat ini atau berada di bawah level psikologis Rp 10 per saham. Saham MKNT kembali menyentuh harga Rp 5/saham per sesi I hari ini.

Selain saham MKNT, ada beberapa saham lainnya yang berada di bawah harga Rp 10/saham, yakni PT Himalaya Energi Perkasa Tbk (HADE), PT Modern Internasional Tbk (MDRN), PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI), PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU), dan PT Mitra International Resources Tbk (MIRA).

Sementara itu berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), ke-15 saham tersebut secara mayoritas memiliki setidaknya dua notasi khusus di papan pemantauan khusus. Adapun notasi khusus tersebut sebagian besar angka 1 dan 7.

Namun ada saham yang memiliki tiga kriteria notasi khusus yakni PT Modern Internasional Tbk (MDRN), dengan kriteria 1, 5, dan 7.

Sebagai informasi, kriteria 1 berarti harga rata-rata saham selama 6 bulan terakhir di Pasar Reguler dan/atau Pasar Reguler Periodic Call Auction kurang dari Rp 51,00.

Sedangkan untuk kriteria 5 berarti suatu saham memiliki ekuitas negatif pada laporan keuangan terakhir.

Adapun kriteria 7 berarti suatu saham memiliki likuiditas rendah dengan kriteria nilai transaksi rata-rata harian saham kurang dari Rp 5.000.000 dan volume transaksi rata-rata harian saham kurang dari 10.000 saham selama 6 bulan terakhir di Pasar Reguler dan/atau Pasar Reguler Periodic Call Auction.

Tak hanya memiliki notasi khusus dalam papan pemantauan khusus, salah satu saham juga masih dikenakan suspensi dan hingga saat ini belum dibuka kembali suspensinya.

Adapun saham tersebut yakni PT Aksara Global Development Tbk (GEMA). Suspensi saham GAMA sudah diberlakukan sejak 27 Juni lalu dan hingga hari ini belum dibuka kembali suspensinya.

BEI melakukan suspensi terhadap saham GAMA karena belum melaporkan laporan keuangan auditan per 31 Desember 2022 hingga saat ini.

Seperti diketahui, bursa telah melakukan penerbitan Peraturan Bursa Nomor I-X tentang Penempatan Pencatatan Efek Bersifat Ekuitas pada Papan Pemantauan Khusus yang berlaku pada 9 Juni 2023 dan Peraturan Bursa Nomor II-X tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas pada Papan Pemantauan Khusus yang akan berlaku pada 12 Juni 2023.

BEI telah memberlakukan penerapan harga saham terendah Rp 1 per saham. Sehingga, sejumlah saham yang sebelumnya tertidur di level Rp 50 per saham alias saham gocap, bisa saja menyentuh ke bawah level tersebut.

CNBC INDONESIA RESEARCH

Asing Terciduk Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

 Karyawan melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (5/7/2022). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo) Foto: Layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Senin (28/8/2023) meski asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) di pasar reguler.

Kemarin IHSG ditutup naik 0,38% ke posisi 6.921,727 dan kembali berada di level psikologis 6.900 setelah sempat terdepak dari level tersebut sejak penutupan perdagangan Kamis (24/8) akibat volatilitas pasar.

Total transaksi masih relatif sepi yakni Rp 9,41 triliun yang melibatkan 23,25 miliar saham yang ditransaksikan 1,18 juta kali.

Secara mingguan IHSG tercatat menguat 0,81% dan sejak awal tahun indeks tumbuh 1,04%.

Kemarin, investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp 271,56 miliar di pasar reguler. Sementara itu di seluruh pasar asing malah mencatatkan aksi belu bersih (net buy) Rp 1,37 triliun, hal ini dikarenakan net buy asing di pasar negosiasi dan tunai tercatat mencapai Rp 1,65 triliun.

Kemarin asing tercatat memborong sejumlah emiten blue chip dalam transaksi di pasar reguler, mulai dari yang bergerak di sektor keuangan hingga pertambangan. Aksi beli bersih ini tercatat ikut menjadi penopang kinerja harian sejumlah saham yang dilburu oleh investor asing.

Secara rinci, berikut adalah daftar 10 saham yang paling banyak dikoleksi oleh asing kemarin:

1. PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) - Rp 90,7 miliar

2. PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) - Rp 20,7 miliar

3. PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) - Rp 18,9 miliar

4. PT Bank BTPN Syariah Tbk. (BTPS) - Rp 16,2 miliar

5. PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) - Rp 13,6 miliar

6. PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) - Rp 7,3 miliar

7. PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) - Rp 5,9 miliar

8. PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) - Rp 5,5 miliar

9. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) - Rp 5,4 miliar

10. PT Map Aktif Adikperkasa Tbk. (MAPA) - Rp 5,3 miliar

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. BPFJAMBI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger