Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Bos Lion Air Akan Jadi Bos Garuda (GIIA), Dirut Irfan Bilang Gini

 

The Garuda Indonesia's sign is seen on its aeroplane parked at the Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia, at Soekarno-Hatta International airport near Jakarta, Indonesia, January 21, 2022. REUTERS/Willy Kurniawan
Foto: REUTERS/WILLY KURNIAWAN

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) Irfan Setiaputra buka suara mengenai kabar perubahan direksi dan kemungkinan pergantian dirinya. Adapun maskapai pelat merah itu bakal mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), dan agendanya perubahan pengurus perseroan.

Irfan mengingatkan bahwa agenda tersebut adalah perubahan pengurus perusahaan, yang terdiri dari direksi dan komisaris. Ia mengatakan itu sepenuhnya hak dan kewenangan pemegang saham GIAA.


"Agendanya [RUPSLB], perubahan pengurus. Pengurus itu direksi dan komisaris. [Keputusan] itu sepenuhnya hak dan kewenangan pemegang saham. Kenapa dan siapa yang diganti, itu urusan pemegang saham," ujarnya saat dihubungi CNBC Indonesia, Kamis (8/11/2024).

Ia juga menanggapi terkait kabar yang beredar, yaitu Plt. CEO Lion Air, Wamildan Tsani Panjaitan, menjadi kandidat utama Direktur Utama Garuda. Menurut Irfan, itu juga merupakan ranah para pemegang saham GIAA.

"Soal saya bisa iya, bisa enggak diganti. Itu urusan pemegang saham yang saya hormati dan tidak ikut campur," katanya.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan RUPSLB Garuda bakal menjelaskan alasan perubahan pengurus tersebut. Lantas, ia meminta untuk menunggu hasil rapat itu terlebih dahulu.

"Belum RUPS, tunggu aja RUPS-nya," ujar Erick saat ditemui di Hotel Kempinski Jakarta, Kamis (7/11/2024)

Ketika ditanya apakah akan ada perombakan direksi Garuda, Erick mengatakan belum bisa dijelaskan dan itu akan terjawab saat RUPSLB nanti. "Nanti kalau sudah RUPS, diceritakan," ucap Erick.

IHSG Balik ke 7.300, Asing Ramai-Ramai Masuk ke 10 Saham Ini

 

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah berhasil ditutup di zona hijau, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok ke level 7.300 pada akhir perdagangan Rabu (6/11/2024). Indeks ditutup ambruk 1,44% ke posisi 7.383,87.

Nilai transaksi indeks pada perdagangan kemarin mencapai sekitar Rp 12 triliun dengan melibatkan 26 miliar saham yang berpindah tangan sebanyak 1,3 juta kali. Sebanyak 197 saham menguat, 398 saham melemah, dan 195 saham stagnan.

Sementara itu, investor asing tercatat melakukan aksi jual saham besar-besaran. Tercatat, penjualan bersih asing sebesar Rp1,15 triliun di seluruh pasar. Sebesar Rp1,09 triliun di pasar reguler, dan sebesar Rp58,53 miliar di pasar negosiasi dan tunai.

Di samping itu, ada sejumlah saham yang kompak menjadi pilihan asing yang menadahi koreksi terhadap IHSG. BRMS menjadi saham dengan net buy asing terbesar, yakni Rp233,7 miliar. Lalu diikuti oleh UNTR Rp69 miliar dan INDF Rp34,3 miliar.

Mengutip RTI Business, berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar pada perdagangan kemarin: 

1. PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) - Rp233,7 miliar

2. PT United Tractors Tbk. (UNTR) - Rp69,0 miliar

3. PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) - Rp34,3 miliar

4. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) - Rp26,2 miliar

5. PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) - Rp17,7 miliar

6. PT MD Entertainment Tbk. (FILM) - Rp17,3 miliar

7. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) - Rp10,0 miliar

8. PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) - Rp7,9 miliar

9. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) - Rp5,5 miliar

10. PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) - Rp5,4 miliar

Pemegang Dolar Siap-siap! Nih Ramalan Terbaru BI Soal Rupiah

 

Gedung BI
Foto: CNBC Indonesia/Muhammad Luthfi Rahman

Jakarta, CNBC Indonesia-Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memperkirakan, nilai tukar rupiah pada 2024 akan berada pada level Rp 15.740/US$. Sementara 2025 diperkirakan menguat menjadi Rp 15.285.

Kinerja nilai tukar rupiah relatif lebih baik dibandingkan depresiasi mata uang sejumlah negara di kawasan dan global.

"Dengan berbagai pertimbangan yang sudah kami sampaikan panjang lebar," kata Perry saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Jakarta, Rabu (6/11/2024).

Stabilitas nilai tukar rupiah akan sejalan dengan menariknya imbal hasil, rendahnya inflasi, dan tetap baiknya prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia, serta komitmen kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah oleh Bank Indonesia.

Tantangan Bagi Indonesia

Perry mengatakan, potensi ekonomi yang bisa terjadi ketika Trump kembali menjadi Presiden AS di antaranya penguatan mata uang dolar AS yang akan terus terjadi ke depan, seiring dengan kembali munculnya tren penguatan suku bunga acuan bank sentral AS, Fed Fund Rate.

"Mata uang dolar akan kuat, suku bunga AS akan tetap tinggi, dan tentu saja perang dagang juga masih berlanjut," ungkap Perry.

Ia mengatakan, berbagai permasalahan itu tentu akan memberikan dampak langsung terhadap perekonomian negara-negara ekonomi berkembang, seperti Indonesia. Menurutnya, nilai tukar rupiah berpotensi melemah ke depan, dan aliran modal asing akan semakin sempit.

"Dinamika ini yang akan berdampak ke seluruh negara khususnya emerging market, termasuk Indonesia, yaitu satu, tekanan-tekanan terhadap nilai tukar, kedua, arus modal, dan ketiga, bagaimana ini berpengaruh kepada dinamika ketidakpastian di pasar keuangan," tuturnya.

Guna mengantisipasi potensi risiko dari menangnya Trump dalam Pilpres AS itu, Perry mengatakan, BI akan bersama pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) akan terus berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi dan pasar keuangan, sambil terus mendukung laju pertumbuhan ekonomi.

"Ini yang kemudian kita harus respons secara hati-hati, Bank Indonesia untuk itu terus menyampaikan komitmen kami menjaga stabilitas dan turun dukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, bersinergi erat dengan pemerintah dan KSSK," ujar Perry.

Sah! Prabowo Hapuskan Kredit Macet UMKM, Petani dan Nelayan

 

Presiden Prabowo Subianto melantik Anggota KPU, Wakil Ketua & Anggota DEN, Keanggotaan Kompolnas dan Kepala OIKN di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/11/2024). (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Prabowo Subianto melantik Anggota KPU, Wakil Ketua & Anggota DEN, Keanggotaan Kompolnas dan Kepala OIKN di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/11/2024). (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet kepada usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam bidang Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan, Kelautan serta UMKM lainnya

Adanya aturan ini maka kredit macet para pelaku usaha UMKM, petani, hingga nelayan akan dihapuskan, khususnya pada bank-bank Himbara.

"Dengan ini pemerintah berharap dapat membantu saudara-saudara kita, para produsen yang bekerja di bidang pertanian, UMKM, dan sebagai nelayan yang merupakan produsen pangan yang sangat penting, mereka dapat meneruskan usaha-usaha mereka, dan mereka bisa lebih berdaya guna untuk bangsa dan negara," kata Prabowo di Istana Merdeka, Selasa (5/11/2024).

Dalam penandatanganan itu juga disaksikan oleh Asosiasi Petani Kelapa Sawit, hingga Asosiasi Petani Kakao Indonesia

Prabowo mengatakan nantinya terkait hal teknis, baik persyaratan akan dipenuhi dan ditindaklanjuti Kementerian maupun lembaga terkait.

Mantan Menteri Pertahanan ini mengungkapkan adanya aturan ini membuat petani, nelayan, dan pelaku usaha UMKM di seluruh Indonesia dapat bekerja dengan tenang.

"Dengan semangat dan dengan keyakinan bahwa rakyat Indonesia menghormati dan menghargai para produsen pangan yang sangat penting bagi kehidupan bangsa dan negara," katanya.

Adaro Mau Kasih Tambahan Dividen Tunai, Bisa sampai Rp41 Triliun

 

FILE PHOTO: The logo of PT Adaro Energy as seen at PT Adaro Energy headquarters in Jakarta, Indonesia, October 20, 2017. REUTERS/Beawiharta/File Photo
Foto: REUTERS/Beawiharta/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) mengumumkan bocoran dividen terbaru yang akan dibagikan dari laba tahun buku 2024. Perusahaan tambang milik Garibaldi Thohir ini akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 18 November 2024. 

Mengutip keterbukaan informasi, Selasa (5/11/2024), Adaro akan meminta persetujuan pemegang saham untuk membagikan dividen tunai dari laba tahun buku 2024 dalam jumlah sebesar-besarnya sampai dengan US$2,63 miliar atau Rp41,4 triliun (kurs Rp15.751). 

Manajemen mengatakan bahwa perseroan memiliki saldo kas internal secara konsolidasian yang cukup untuk melaksanakan pembagian dividen tunai. Namun demikian, dalam rangka pengelolaan dana kas internal dan arus kas perseroan yang efisien, tidak menutup kemungkinan perseroan juga dapat menggunakan pendanaan pihak ketiga jangka pendek untuk pembayaran sebagian dari dividen tunai.

Adapun sebagaimana disampaikan sebelumnya dalam keterbukaan informasi pada 16 Oktober 2024, perseroan merencanakan pembagian tambahan dividen tunai final agar para pemegang saham perseroan, atas pilihannya sendiri, dapat berpartisipasi dalam pembelian saham PT Adaro Andalan Indonesia melalui pelaksanaan Penawaran Umum Oleh Pemegang Saham berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 76/POJK.04/2017 tentang Penawaran Umum Oleh Pemegang Saham (PUPS) oleh Perseroan.

Selain tambahan dividen tunai, RUPSLB juga akan meminta persetujuan mengenai perubahan nama. Rencana perubahan nama perseroan merupakan salah satu
langkah memperkenalkan identitas baru sebagai entitas induk yang akan lebih berfokus pada bisnis hijau dan pengembangan proyek-proyek ramah lingkungan dengan pilar bisnis Adaro Minerals dan Adaro Green. 

Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Mulai Bangkit

 

Sekelompok siswa-siswi melihat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, (21/10/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Sekelompok siswa-siswi melihat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, (21/10/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis pada akhir perdagangan Kamis (31/10/2024). IHSG ditutup naik tipis 0,06% ke posisi 7.574,02.

Nilai transaksi indeks pada kemarin mencapai sekitar Rp 13 triliun dengan melibatkan 21 miliar saham yang berpindah tangan sebanyak 1,4 juta kali. Sebanyak 294 saham naik, 285 saham terkoreksi, dan 208 saham stagnan.

Sementara itu, investor asing tercatat melakukan penjualan bersih sebesar Rp340,75 miliar, dengan rincian sebesar Rp85,08 miliar di pasar reguler dan sebesar Rp255,67 miliar di pasar negosiasi dan tunai. Di samping itu, mereka juga melakukan pembelian bersih di sejumlah saham.

Lantas, saham-saham apa saja yang diborong asing kala IHSG berhasil bangkit? Mengutip RTI Business, berikut net foreign buy perdagangan Kamis!

  1. PT United Tractors Tbk. (UNTR) - Rp113,9 miliar
  2. PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) - Rp85,0 miliar
  3. PT Petrosea Tbk. (PTRO) - Rp81,1 miliar
  4. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp50,4 miliar
  5. PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) - Rp40,3 miliar
  6. PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) - Rp33,2 miliar
  7. PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) - Rp29,0 miliar
  8. PT MD Entertainment Tbk. (FILM) - Rp21,3 miliar
  9. PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) - Rp13,4 miliar
  10. PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) - Rp11,3 miliar
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. BPFJAMBI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger