Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Mau Jadi Nasabah Prioritas BCA, BRI, Mandiri, Segini Saldo Minimalnya

 Ilustrasi bank BCA. (REUTERS/Willy Kurniawan/File Photo) Foto: Ilustrasi bank BCA. (REUTERS/Willy Kurniawan/File Photo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kebiasaan menabung perlu ditumbuhkan pada setiap orang guna mencapai keamanan finansial. Bagi masyarakat menengah atas, bank-bank umum menyediakan layanan nasabah prioritas dengan salah satu persyaratannya saldo atau simpanan minimum dengan jumlah tertentu.

Nasabah prioritas nantinya akan mendapatkan pelayanan khusus, yang tidak didapatkan oleh nasabah biasa. Misalnya mendapat layanan prioritas yang tidak perlu antri dalam mendapatkan pelayanan bank.

Bahkan, fasilitas untuk nasabah prioritas juga nyaman dan istimewa seperti pelayanan di ruangan khusus yang disuguhi makanan atau minuman ringan. Nasabah prioritas juga bisa mendapatkan proses pengajuan kredit yang lebih cepat dengan promo bunga spesial.

Tentunya, minimal saldo minimum setiap bank pada layanan nasabah prioritas berbeda-beda. Syarat saldo minimum bank besar senilai antara Rp500 juta hingga Rp 1 miliar.

BRI

Melansir dari situs resminya, perbankan BUMN milik negara yang berfokus pada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ini menyiapkan Sentra Layanan Prioritas (SLP) khusus bagi nasabah prioritasnya. Untuk menjadi nasabah prioritas BRI, nasabah perlu memiliki saldo tabungan minimal senilai Rp500 juta.

Nasabah BRI Prioritas bisa mendapatkan BRI Prioritas Debit Card yang menyediakan semua layanan perbankan, seperti perencanaan keuangan dan investasi hingga perencanaan dana pensiun. Pemegang kartu ini juga bisa mendapatkan fasilitas batas transaksi yang lebih tinggi, layanan one stop banking, keistimewaan ekslusif dari Premium Debit Mastercard, dan advisory service.

BCA

BCA merupakan bank swasta yang sangat populer di masyarakat. Syarat menjadi nasabah prioritas BCA yaitu harus mendapatkan undangan khusus dari pihak BCA.

Selain itu harus memiliki dana mengendap di rekening minimal sebesar Rp500 juta dalam jangka satu tahun. Dana tersebut bisa berupa tabungan, investasi, deposito, atau gabungan dari ketiganya. Saldo rata-rata gabungan tersebut harus tetap terjaga minimal Rp500 juta setiap bulannya. Apabila nasabah tidak memenuhi saldo rata-rata tersebut, nasabah akan dikenakan biaya administrasi layanan sebesar Rp500.000.

BTN

Bank BUMN yang berfokus pada pembiayaan perumahan ini juga menyediakan layanan nasabah prioritas yang memiliki benefit, privilege, dan program spesial.

Prioritas juga bisa mendapatkan penawaran istimewa untuk KPR, mobile banking, safe deposit box, dan bebas biaya transfer. Benefit dan privilege tersebut akan diberikan sesuai dengan level membership masing-masing nasabah berdasarkan total dana kelolaan.

Syarat untuk menjadi nasabah BTN Prioritas yaitu mempunyai total portofolio dengan saldo minimum Rp500 juta. Total portofolio merupakan total dana kelolaan, baik pada produk tabungan atau deposito serta pada produk nonbanking, seperti reksa dana, SBN, atau bancassurance.

Bank Mandiri

Layanan Mandiri Prioritas mengharuskan nasabahnya memiliki saldo minimal Rp1 miliar sampai dengan Rp20 miliar. Selain itu harus memiliki total penempatan dana sebesar minimal Rp1 miliar atau ekuivalen, baik pada Dana Pihak Ketiga yaitu Tabungan, Giro, Deposito, dan/atau pada produk Investasi yang tersedia serta ditawarkan di Bank Mandiri - Memiliki rekening perorangan Tabungan atau Giro Rupiah.

BNI

Untuk bisa menjadi nasabah prioritas BNI Emerald, nasabah setidaknya harus menyiapkan atau memiliki dana minimal Rp500 juta. Jadi, minimum saldo tabungan menjadi nasabah BNI Emerald adalah Rp500 juta.

Kripto Lanjut Turun, Tiga Faktor Ini Jadi Biang Kerok

 FILE PHOTO: Representations of the Ripple, Bitcoin, Etherum and Litecoin virtual currencies are seen on a PC motherboard in this illustration picture, February 13, 2018. Picture is taken February 13, 2018. REUTERS/Dado Ruvic/File Photo Foto: REUTERS/Dado Ruvic

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar kripto terpantau melemah hari ini (18/4/2024) didorong oleh tiga faktor eksternal.

Merujuk dari CoinMarketCap pada Kamis (18/4/2024) pukul 05:55 WIB, pasar kripto terpantau melemah. Bitcoin turun 3,36% ke US$61.595,67 dan secara mingguan berada di zona negatif 12,83%.

Ethereum berada di zona merah 2,9% dalam 24 jam terakhir dan dalam sepekan mengalami depresiasi 15,26%

XRP turun tipis 0,08% secara harian dan secara mingguan mengalami anjlok 19,64%.

Sementara Dogecoin mengalami depresiasi 5,29% dalam 24 jam terakhir dan dalam tujuh hari terakhir ambles 25,78%.

CoinDesk Market Index (CMI) yang merupakan indeks untuk mengukur kinerja tertimbang kapitalisasi pasar dari pasar aset digital turun 3,36% ke angka 2.415,37. Open interest terdepresiasi 1,34% di angka US$55,19 miliar.

Sedangkan fear & greed index yang dilansir dari coinmarketcap.com menunjukkan angka 60 yang menunjukkan bahwa pasar berada di fase optimis dengan kondisi ekonomi dan industri kripto saat ini.

Dilansir dari coindesk.com, penurunan pasar kripto khususnya bitcoin telah terjadi beberapa hari terakhir setelah sebelumnya sempat mengalami lonjakan yang signifikan.

Koreksi yang terjadi pada bitcoin menunjukkan bahwa pelemahan pasar dapat berlanjut untuk sementara waktu karena investor besar belum mulai membeli penurunan pada harga saat ini, Joel Kruger, ahli strategi pasar di LMAX Group.

"Data blockchain terbaru menunjukkan pemegang besar bitcoin menahan peningkatan eksposur terhadap penurunan saat ini, yang menunjukkan kita masih bisa melihat beberapa pelemahan atau konsolidasi sebelum bitcoin siap untuk kembali naik," kata Kruger.

Level teknis penting yang harus diperhatikan untuk BTC adalah US$59.000, mengacu pada zona support signifikan di mana harga rebound dua kali sepanjang bulan Maret, tambahnya.

"Jika bitcoin dapat bertahan di atas level ini, maka fokusnya akan tetap tertuju pada dorongan berikutnya ke rekor tertinggi baru dan menuju US$100.000," kata Kruger.

"Jika di sisi lain kita melihat lebih banyak tekanan turun yang berarti penembusan di bawah US$59.000, hal ini akan menunda prospek bullish jangka pendek dan membuka kemungkinan koreksi yang lebih berarti ke area US$45.0000-50.000."

Beberapa faktor eksternal yang melemahkan harga kripto belakangan ini yakni data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang terpantau kuat, baik dari sisi retail sales hingga inflasi yang memanas, konflik timur tengah antara Iran dan Israel, hingga dana yang diperdagangkan di bursa AS (ETF bitcoin spot) dan ETF ethereum spot yang disetujui di Hong kong namun tampaknya investor China kemungkinan tidak akan diizinkan untuk membeli ETF tersebut.

CNBC INDONESIA RESEARCH

Anak Buah Erick Thohir Blak-blakan soal Celah Korupsi di PT Timah

 PT Timah TBK (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: PT Timah TBK (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) buka suara soal peluang yang dimanfaatkan pihak lain hingga muncul kasus dugaan korupsi di PT Timah (Persero) Tbk. (TINS) yang memberikan dampak kerugian sebesar Rp 271 triliun.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengungkapkan, PT Timah memang memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengambil sisa hasil penambangan. Namun, ternyata hal tersebut memicu celah tindak pidana korupsi.

"Ada ruang-ruang itu dikasih, kemudian, jadi setelah habis penambangan ada sisanya. Ternyata yang terjadi mereka tidak lagi mengambil sisanya, tapi justru malah yang belum diambil pun diambil gitu," jelas Arya dalam acara CNBC Indonesia, dikutip Jumat (5/4/2024).

Selain itu, lanjutnya, peluang yang diambil oleh pihak yang tidak bertanggung jawab adalah kerja sama smelter. Peluang kerja sama yang seharusnya menguntungkan BUMN dan swasta malah dimanfaatkan oleh pihak yang merugikan.

"Itu juga ternyata jadi smelternya Timah ini dikerjasamakan supaya utilisasinya besar, banyak gitu ya dengan pihak swasta. Ternyata itu malah memasukkan timah-timah ilegal ke smelter tersebut gitu," sebutnya.

Pada kenyataannya, kata Arya, peluang-peluang tersebut membuat kinerja produksi PT Timah menurun.

"Dan itu membuat memang PT Timah itu menurun, yang tadinya misalnya dia dapat sekian, IUPnya kan lokasi dia diambilin gitu. Jadi turun terus, produksinya turun terus. Dan hebatnya lagi, dia mau lagi jual ke PT Timah yang ilegal ini, tapi dengan harga harus harga pasar," ungkapnya.

"Ya kan lucu saja, dia mengambil dari Timah, harusnya minta harga pasar. Jadi memang produksinya turun terus dan memang kerugianya dalam," pungkasnya.

Ini Asal Kerugian Negara Rp 271 T dalam Kasus Timah Suami Sandra Dewi

 Cover Fokus Helena Lim & Harvey Moeis Foto: Cover Fokus Helena Lim & Harvey Moeis

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebelumnya kasus dugaan korupsi tata niaga di PT Timah Tbk yang menyeret suami Sandra Dewi, Harvey Moeis disebut-sebut merugikan negara hingga Rp 271 triliun. Kejaksaan Agung pun memberikan penjelasan mengenai angka tersebut. 

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana mengungkapkan, besaran angka tersebut belum pasti.

"Kemarin angka Rp 271 triliun itu masih kotor perhitungannya. Hasil konsultasi teman-teman penyidik dengan BPKP, dan ahli ekonomi, ekologi, dan lingkungan. (Angka kerugiannya) bisa lebih tinggi dan lebih rendah," ungkapnya saat ditemui di kantornya, dikutip Kamis (3/4/2024).

Ketut menjelaskan, saat ini tim penyidik Kejagung sedang menghitung dan melakukan koordinasi dengan BPKP dan tim ahli terkait. Artinya, kerugian negara yang diakibatkan oleh hasil korupsi bisa lebih tinggi atau lebih rendah.

"Sedang dilakukan perhitungan, konsultasi dan diskusi dan formulasi seperti apa," ucapnya.

Ketut menjabarkan lebih jauh, kerugian sebesar Rp 271 triliun tersebut merupakan perhitungan kerugian ekosistem yang mengacu berbagai aspek. Sebab, para pelaku korupsi melakukan eksplorasi tambang timah secara ilegal. Angka tersebut juga memperhitungkan dampak kerusakan lingkungan yang begitu masif dan luas.

"Kemudian (ada) dampak sosial dan ekologinya seperti apa, (kerugian) masyarakat di sekitarnya juga kita pertimbangkan, karena sudah tidak bisa lagi melakukan upaya-upaya pertanian nelayan, itu diperhitungkan," lanjutnya.

Selain itu, juga mempertimbangkan dampak reboisasi. Sebab, untuk memperbaiki lahan yang sudah rusak memerlukan waktu yang panjang dan biaya yang banyak.

"Ini juga kita jadi bahan pertimbangan. Enggak bisa melakukan reboisasi lingkungan 1-2 tahun enggak bisa. Ini butuh waktu yang panjang sehingga bisa ditempati kembali seperti habitat sebelumnya," ungkapnya.

Ketut menegaskan, angka yang dikeluarkan oleh tim penyidik bukan hanya kerugian negara yang riil melainkan juga dampak kerugian perekonomian negara.

"Artinya bisa lebih dan bisa kurang, masih diformulasikan," pungkasnya

Pantas IHSG Ambruk! Seminggu Dana Asing Keluar Rp 5 T dari Saham RI

 Pekerja melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, (1/4/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Investor asing tercatat masih membukukan outflow atau net sell, membuat pasar keuangan RI utamanya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah merana dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data pasar hingga Selasa (3/4/2024) kemarin, asing di pasar saham tercatat melakukan net sell sebesar Rp 1,77 triliun, dengan rincian sebesar Rp 1,17 triliun di pasar reguler dan sebesar Rp 603,98 miliar di pasar tunai dan negosiasi.

Sedangkan selama sepekan terakhir hingga kemarin, asing di pasar saham mencatatkan net sell sebesar Rp 4,96 triliun, dengan rincian sebesar Rp 4,97 triliun di pasar reguler dan net buy sebesar Rp 8,77 miliar di pasar negosiasi dan tunai.

Adapun sepanjang tahun ini hingga kemarin, asing di pasar saham masih mencatatkan net buy sebesar Rp 22,99 triliun, dengan rincian sebesar Rp 10,74 triliun di pasar reguler dan sebesar Rp 12,25 triliun di pasar negosiasi dan tunai.

Sementara menurut data dari Bank Indonesia (BI), pada periode perdagangan 25 - 27 Maret 2024, nonresiden di pasar keuangan domestik tercatat jual neto Rp 1,36 triliun terdiri dari beli neto Rp 0,97 triliun di pasar SBN, jual neto Rp 1,59 triliun di pasar saham, dan jual neto Rp 0,74 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Selama tahun 2024, berdasarkan data setelmen sampai dengan 27 Maret 2024, nonresiden jual neto Rp 33,31 triliun di pasar SBN, beli neto Rp 28,90 triliun di pasar saham, dan beli neto Rp 20,05 triliun di SRBI.

Dalam beberapa hari terakhir, pasar keuangan RI terutama IHSG dan rupiah cenderung membentuk tren bearish. Meski kemarin IHSG berhasil menguat, tetapi pada sesi I hari ini IHSG kembali melemah, karena masih belum adanya sentimen positif yang kuat di global dan dalam negeri.

Selain itu, depresiasi rupiah yang masih terjadi juga menjadi sentimen negatif bagi IHSG. Pelemahan rupiah dipengaruhi tingginya permintaan dolar Amerika Serikat (AS) karena masa repatriasi dividen dari dalam negeri.

Selain itu, sidang sengketa Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang masih berlangsung hingga hari ini membuat ketidakpastian di dalam negeri kembali meningkat, meski dampaknya masih cenderung tidak terlalu besar.

Agenda sidang kemarin adalah pembuktian pemohon dengan mendengarkan keterangan ahli dan saksi pemohon dan pengesahan alat bukti tambahan pemohon.

Pasangan calon Ganjar Pranowo-MahfudMD telah menyampaikan pokok permohonan dalam sidang perdana pekan lalu. Deputi Tim Hukum Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud yang diwakili oleh Todung M. Lubis dan Annisa Ismail menyampaikan dalil-dalil pokok permohonan dari perkara itu secara bergantian.

Menurut Pemohon telah terjadi kekosongan hukum dalam UU Pemilu untuk mencegah, menanggulangi, dan memulihkan akibat dari nepotisme yang melahirkanabuse of poweryang terkoordinasi. Pelanggaran ini menjadi pelanggaran utama yang terjadi dalam Pilpres 2024.

Berikutnya, Pemohon juga menilai instrumen penegak hukum pemilu yang saat ini tidak efektif yang tampak pada tidak adanya independensi dari Termohon dalam melakukan Pilpres 2024, DKPP melindungi Termohon dengan cara tidak mengindahkan putusannya sendiri, dan Bawaslu tidak efektif dalam menyelesaikan pelanggaran yang dilaporkan.

Pada hari ini, empat menteri bakal hadir dalam sidang sengketa Pemilu 2024 di MK. Adapun empat menteri yang dipanggil MK adalah Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan; Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian; Sri Mulyani Indrawati: Menteri Keuangan dan Tri Rismaharini, Menteri Sosial.

Sidang MK seperti ini dapat memberikan tekanan bagi rupiah karena terdapat ketidakpastian politik yang berujung pada keraguan investor dalam berinvestasi di Indonesia.

CNBC INDONESIA RESEARCH


Walau dapat THR, Jangan Sembarangan DP Rumah atau Mobil!

 Ilustrasi Rumah Aman dan Nyaman Foto: Shutterstock

Jakarta, CNBC Indonesia - Ramadhan tentu menjadi bulan di mana Anda bisa mendapatkan penghasilan ekstra dari uang tunjangan hari raya (THR), meski demikian belum tentu hal ini adalah waktu yang tepat untuk membeli aset guna.

Disebut aset guna lantaran fungsinya ditujukan untuk kebutuhan sehari-hari atau menunjang aktivitas Anda dalam mencari rezeki. Dua aset guna yang nilainya tinggi adalah mobil maupun rumah.

Sejatinya, tidaklah salah membeli mobil atau rumah di momen ini baik secara kredit atau tunai sekalipun. Namun ketahuilah bahwasannya tidak semua orang "layak" secara finansial untuk membeli mobil baru di momen ini.

Bagi segelintir orang, melakukan pembelian dua aset itu secara kredit justru bisa membuat keuangan mereka semakin berantakan di kemudian hari.

Ingin tahu, seperti apa kriteria orang yang belum layak membeli mobil maupun rumah di Bulan Ramadhan? Berikut ulasannya.

Sudah punya banyak cicilan utang

Anda mungkin memiliki cicilan kredit yang masih berjalan dan jumlahnya tidak sedikit. Bisa jadi, tidak ada lagi ruang untuk mengkredit rumah maupun mobil baru.

Seperti diketahui, maksimal cicilan utang yang masih bisa dianggap ideal adalah 30% dari pemasukan bulanan Anda.

Ketika jumlah cicilan utang Anda sudah mendekati 30% dari pemasukan, maka ada baiknya untuk mempertimbangkan keputusan ini.

Nilai utang yang belum terbayar sudah melebihi ½ aset

Cicilan utang Anda mungkin saja ideal, namun total pokok utang Anda yang masih berjalan ternyata sudah melampaui 50% dari total nilai aset Anda.

Ketimbang mengeluarkan uang besar untuk membeli mobil baru, lebih baik gunakan THR untuk mengurangi pokok utang Anda yang sudah terlampau besar.

Tidak punya dana darurat

Ban kempes di tengah jalan, suku cadang yang tiba-tiba rusak, renovasi kecil-kecilan adalah risiko dari kepemilikan rumah mobil yang harus Anda antisipasi.

Jika Anda saja belum memiliki dana darurat, maka memiliki mobil bisa saja membuat tabungan Anda semakin terkuras.

Tidaklah bijak untuk membiarkan keuangan Anda berantakan hanya karena Anda telah membeli aset mahal tersebut.

Belum disiplin mengelola keuangan

Jika dalam sebulan saja Anda masih kesulitan untuk menabung, maka ketahuilah bahwasannya rumah maupun mobil membutuhkan banyak biaya baik untuk operasional, perawatan rutin, hingga pajak tahunan.

Ketidakcakapan dalam mengatur keuangan, bisa saja memaksa Anda menggunakan tabungan dana darurat untuk hal-hal yang seperti ini.

IHSG Turun 0,68%, Asing Jual Saham Ini hingga Rp 1,6 T

 Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok sebelum libur panjang akhir pekan. Padahal sebelumnya indeks telah kembali menguat ke level 7.300.

Hal ini terjadi di kala masih berlangsungnya sidang sengketa hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Sebelum libur Jumat Agung, indeks terperosok ke posisi 7.288,81 pada perdagangan Kamis (28/3/2024). Sepanjang pekan terakhir, IHSG terkoreksi 0,68%.

Sementara itu, investor asing tercatat melakukan penjualan bersih sebesar Rp1,60 triliun di pasar reguler dan sebesar Rp665,27 miliar di seluruh pasar. Investor asing juga tercatat melakukan pembelian bersih sebesar Rp936,24 miliar di pasar negosiasi dan tunai.

Maka demikian, saham-saham apa saja yang kompak dibuang asing kala indeks gagal happy long weekend? Mengutip RTI Business, berikut net foreign sell sepanjang perdagangan pekan lalu!

1. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) - Rp1,6 triliun

2. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) - Rp885,6 miliar

3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) - Rp244,4 miliar

4. PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) - Rp171,0 miliar

5. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) - Rp136,1 miliar

6. PT Indosat Tbk. (ISAT) - Rp120,5 miliar

7. PT United Tractors Tbk. (UNTR) - Rp92,0 miliar

8. PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) - Rp42,3 miliar

9. PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) - Rp29,8 miliar

10. PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) - Rp27,1 miliar

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. BPFJAMBI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger