Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Budi Said Tersangka Penipuan Emas Antam 1,1 Ton, MIND ID Buka Suara

 Kepala Divisi Institutional Relations MIND ID Selly Adriatika dok/MIND ID Foto: Kepala Divisi Institutional Relations MIND ID Selly Adriatika dok/MIND ID

Jakarta, CNBC Indonesia - Holding pertambangan BUMN yang merupakan induk dari Aneka Tambang (ANTM), Mining Industry Indonesia atau MIND ID, mendukung penuh kerja Kejaksaan Agung yang baru saja menetapkan pengusaha asal Surabaya, Budi Said sebagai tersangka.

Kepala Divisi Institutional Relations MIND ID Selly Adriatika berterima kasih atas keputusan yang telah diambil Kejaksaan Agung.

Selly memastikan MIND ID Group akan selalu patuh dengan hukum dan mendukung pengakan hukum dengan jalur-jalur hukum yang sah.


"Tentu penetapan tersangka dari Kejaksaan Agung untuk pengusaha asal Surabaya tersebut adalah perkembangan yang positif bagi MIND ID, dan seluruh masyarakat Indonesia. Kami di sini terus mengupayakan semua langkah hukum untuk dapat melindungi aset negara dari para oknum yang ingin memperkaya diri sendiri," katanya dalam keterangan tertulis, dikutip CNBC Indonesia Jumat (19/1/2024).

Selain memberikan dukungan penuh pada Kejagung, MIND ID juga mendorong Antam untuk proaktif menyediakan berbagai pendukung.

Pasca kasus gugatan Budi Said, Selly menyebut MIND ID bersama Antam secara proaktif memperkuat standar operasional dan sistem pengawasan internal agar hal serupa tidak lagi terulang.

"Tentu bagi perusahaan kejadian ini adalah lesson learned. Perusahaan akan menindak tegas siapapun oknum yang tidak amanah dalam mengemban tugas yang diberikan oleh negara," jelasnya.

Kejaksaan Agung telah menetapkan Budi Said sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan dalam penjualan emas logam mulia 1,1 ton pada Butik Surabaya 1 Antam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan secara intensif dan alat bukti yang didapatkan, pada hari Kamis, (18 /1/2024) status Budi Said dinaikkan sebagai tersangka dalam kasus jual beli emas mulia senilai Rp1,2 triliun.

Bahkan, setelah menetapkan dan menahan Budi Said, Kejagung juga melakukan penggeledahan di sejumlah tempat, yaitu rumah yang bersangkutan di wilayah Surabaya

Maruarar & Budiman Kompak Tinggalkan PDIP, Ternyata Segini Hartanya

 Sugianto Kusuma alias Aguan, Prajogo Pangestu, Frangky Wijadja, dan Boy Thohir saat makan pada Kamis (7/12/2023). (CNBC Indonesia) Foto: Sugianto Kusuma alias Aguan, Prajogo Pangestu, Frangky Wijadja, dan Boy Thohir saat makan pada Kamis (7/12/2023). (CNBC Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Maruarar Sirait dan Budiman Sudjatmiko menjadi sorotan publik setelah menyatakan mundur sebagai kader PDI Perjuangan. Hal ini seiring dengan keputusan politiknya untuk beralih mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabumingraka.

Maruarar tercatat sebagai anggota DPR periode 2014-2019. Dia juga tercatat pernah menjabat sebagai ketua Taruna Merah Putih, organisasi sayap PDI Perjuangan.


Saat menjadi anggota DPR, Ara melaporkan harta kekayaan setalah dikurangi utang, senilai Rp 85,8 miliar. Ara tercatat memiliki utang sebesar Rp 33,79 miliar.

Harta Ara kebanyakan dalam bentuk tanah dan bangunan sebesar Rp 74,48 miliar. Aset properti yang dia miliki tersebar di Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Sumatra Utara.

Mengutip LHKPN tersebut, Ara memiliki harta berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp 1,15 miliar yang terdiri dari mobil Fotton Ambulance (2012) seharga Rp 94,5 juta, Toyota Alphard (2017) Rp 713,77 juta, dan Toyota Fortuner (2017) Rp 344 juta. Seluruh kendaraan tersebut dia dapat dari hasil sendiri.

Ara juga melaporkan harta bergerak lainnya Rp 7,42 miliar, surat berharga Rp 11,08 miliar, serta kas dan setara kas Rp 19,95 miliar.

Sedangkan Budiman Sudjatmiko resmi dipecat PDIP setelah sikapnya secara terbuka mendeklarasikan dukungan untuk bakal calon presiden (bacapres) Prabowo Subianto pada pemilu di 2024. Budiman menegaskan hal tersebut dilakukan atas nama dan keinginan pribadi dan tidak ada kaitannya dengan kepartaian.

Mengutip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budiman Sudjatmiko tercatat memiliki total harta mencapai Rp 1,7 miliar.

Dari total harta tersebut, harta kekayaannya atau lebih dari 90% merupakan tanah dan bangunan dengan luas 187 M2/250 M2 yang terletak di Kota Jakarta Timur dengan label hasil sendiri.

Selebihnya, ada dua unit mobil yakni Nissan Evalia 1,5 Tahun 2012 seharga Rp 95 juta dan Mitsubishi Mirage 1,2 A/T tahun 2013 seharga Rp 85 juta.

Karir Budiman berawal dari aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) yang dia deklarasikan pada 1996. Karena itu aktivitas politiknya di PRD, dia dipenjara oleh pemerintah Orde Baru dan divonis 13 tahun penjara setelah dituding menjadi dalang insiden peristiwa 27 Juli 1996.

Namun, Budiman hanya menjalani hukuman selama 3,5 tahun setelah mendapat amnesti dari Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur pada 10 Desember 1999. Setelah bebas dari penjara, Budiman melanjutkan pendidikannya ke Inggris.

Budiman dan sejumlah aktivis lainnya menyatakan diri masuk PDIP. Berdasarkan catatan pemberitaan detikcom saat itu, para aktivis yang masuk PDIP, antara lain Rahardjo Waluyo Jati (PRD), mantan Ketua Pijar Haikal, Akuat Supriyanto, Beathor Suryadi, Masinton Pasaribu (Front Perjuangan Pemuda Indonesia), hingga Sinyo (Gerakan Bersama Rakyat).

Pada 2021, Ia pernah ditunjuk Menteri BUMN Erick Thohir untuk mengisi jabatan sebagai Komisaris Independen di PTPN V.

Sebelum Resign dari PDIP, Maruarar Ketemu 4 Orang Terkaya RI Bahas Ini

 Sugianto Kusuma alias Aguan, Prajogo Pangestu, Frangky Wijadja, dan Boy Thohir saat makan pada Kamis (7/12/2023). (CNBC Indonesia) Foto: Sugianto Kusuma alias Aguan, Prajogo Pangestu, Frangky Wijadja, dan Boy Thohir saat makan pada Kamis (7/12/2023). (CNBC Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait menjadi sorotan setelah mengumumkan pengunduran dirinya sebagai anggota PDI Perjuangan. Sebelum ramai soal keputusan ini, ia juga pernah menjadi pembicaraan hangat karena terpantau sempat melakukan pertemuan dengan sejumlah sosok penting.

Langkah hengkangnya Maruar yang kerap disapa Ara tersebut sejalan dengan keputusannya untuk mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming dalam konteks keputusan politiknya.

"Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada Ibu Mega (Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri) atas izin untuk berbakti kepada PDIP. Setelah berdiskusi dengan keluarga terdekat, saya memutuskan untuk mengakhiri keanggotaan di PDIP hari ini," ungkapnya dikutip pada Rabu (17/1/2024).

Ia tak menjelaskan lebih lanjut akan melabuhkan ke partai apa ke depannya. Namun, Ara memastikan akan mengikuti langkah Presiden Joko Widodo, salah satu kader PDI Perjuangan.

"Saya memilih mengikuti langkah Pak Jokowi. Karena saya percaya Pak Jokowi merupakan pemimpin yang dipercaya rakyat Indonesia. Kepercayaan publiknya 75%-80%. Beliau sudah memperjuangkan banyak hal," kata Ara.

Nama Ara pada akhir 2023 juga sempat menjadi sorotan karena mengunggah foto makan malam bersama sejumlah orang terkaya di Indonesia. Diketahui, konglomerat di Indonesia, yakni Sugianto Kusuma alias Aguan, Prajogo Pangestu, Frangky Wijadja, dan Boy Thohir makan malam bersama kemarin, Kamis (7/12/2023).

Pertemuan antara para pengusaha kakap itu terjadi di kawasan SCBD, Jakarta. Mereka diketahui membahas proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Kegiatan itu diunggah oleh politikus PDI Perjuangan (PDIP) Maruarar Sirait melalui akun instagramnya.

"Sambil makan malam, kami berdiskusi dengan pengusaha senior yang sangat sukses, Pak Aguan, Pak Prajogo Pangestu, Pak Franky Wijaya dan Pak Boy Thohir," ujarnya dikutip, Jumat (8/12/2023).

Seperti diketahui, Aguan merupakan pemilik Agung Sedayu Grup, sementara Prajogo Pangestu adalah pemilik Barito Pacific. Prajogo merupakan orang terkaya di Indonesia yang tercatat di Forbes memiliki harta kekayaan lebih dari Rp 700 Triliun.

Selanjutnya Franky Widjaja merupakan bos besar Sinarmas. Dia juga tercatat telah lama bertengger di dalam daftar 10 orang terkaya Indonesia.

Kemudian yang terakhir Garibaldi Thohir atau Boy Thohir yang merupakan Kakak Menteri BUMN Erick Thohir. Boy Thohir merupakan bos dari Adaro Energy.

Maruarar mengatakan, para konglomerat tersebut sedang membahas tentang pentingnya IKN Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. IKN Nusantara dinilai punya banyak manfaat sebagai pusat ekonomi baru.

"Berdiskusi tentang IKN, bagaimana membuat Indonesia sentris, pemerataan dengan membangun IKN serta dampak positif kepada masyarakat disekitar IKN dan membuat pusat ekonomi baru dikawasan Kalimantan yang punya dampak semakin baik kepada Masyarakat luas," ungkapnya.

Maruarar mengaku senang telah berdiskusi berasama para pengusaha kakap.

"Senang berdiskusi dengan senior-senior pengusaha sudah puluhan tahun berkiprah dalam perekonomian Indonesia, mendapatkan banyak pengalaman. Maju terus IKN," pungkasnya.

Berani Resign dari PDIP & Ikut Jokowi, Segini Harta Maruarar Sirait

 Maruarar Sirait Foto: Dokumentasi Instagram Maruarar Sirait

Jakarta, CNBC Indonesia - Maruarar Sirait menjadi sorotan publik setelah menyatakan mundur sebagai kader PDI Perjuangan. Hal ini seiring dengan keputusan politiknya untuk mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming. 

"Saya ucapkan terima kasih ke Bu Mega (Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri), sudah izinkan saya berbakti kepada PDIP. Dan saya berdiskusi dengan keluarga terdekat. Saya memutuskan untuk pamit dari PDIP hari ini," kata Maruarar atau akrab disapa Ara, dikutip Selasa (16/1/2024).

Ara mendoakan PDIP supaya tetap menjadi partai besar dan memperjuangkan Pancasila. Ia tak menjelaskan lebih lanjut akan melabuhkan ke partai apa ke depannya. Namun, Ara memastikan akan mengikuti langkah Presiden Joko Widodo, salah satu kader PDI Perjuangan.

"Saya memilih mengikuti langkah Pak Jokowi. Karena saya percaya Pak Jokowi merupakan pemimpin yang dipercaya rakyat Indonesia. Kepercayaan publiknya 75%-80%. Beliau sudah memperjuangkan banyak hal," kata Ara.

Nama Ara pada akhir 2023 juga sempat menjadi sorotan karena mengunggah foto makan malam bersama sejumlah orang terkaya di Indonesia, yakni Sugianto Kusuma alias Aguan, Prajogo Pangestu, Frangky Wijadja, dan Boy Thohir.

Adapun Ara tercatat sebagai anggota DPR periode 2014-2019. Dia juga tercatat pernah menjabat sebagai ketua Taruna Merah Putih, organisasi sayap PDI Perjuangan. 

Saat menjadi anggota DPR, Ara melaporkan harta kekayaan setalah dikurangi utang, senilai Rp 85,8 miliar. Ara tercatat memiliki utang sebesar Rp 33,79 miliar. 

Harta Ara kebanyakan dalam bentuk tanah dan bangunan sebesar Rp 74,48 miliar. Aset properti yang dia miliki tersebar di Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Sumatra Utara. 

Mengutip LHKPN tersebut, Ara memiliki harta berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp 1,15 miliar yang terdiri dari mobil Fotton Ambulance (2012) seharga Rp 94,5 juta, Toyota Alphard (2017) Rp 713,77 juta, dan Toyota Fortuner (2017) Rp 344 juta. Seluruh kendaraan tersebut dia dapat dari hasil sendiri. 

Ara juga melaporkan harta bergerak lainnya Rp 7,42 miliar, surat berharga Rp 11,08 miliar, serta kas dan setara kas Rp 19,95 miliar. 

Punya Cicilan Nyaris Rp 50 Juta, Gak Heran Bedu Kehilangan Rumah

 Potret Rumah Bedu via Tangkapan layar/YouTube Atta Halilintar Foto: Tangkapan layar/YouTube Atta Halilintar

Jakarta, CNBC Indonesia - Kondisi keuangan komedian Bedu dikabarkan mulai membaik lantaran beban utangnya tertutupi usai dirinya menjual salah satu aset propertinya.

"Alhamdulillah ya pelan-pelan utang sudah tertutupi, akhirnya rumah saya jual dari situ kita pakai untuk menutupi utang. Alhamdulillah lebih tenang ya," kata Bedu ditemui di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (13/1/2024), seperti dikutip detik.

Pada Oktober 2023 lalu, Bedu dikabarkn masih mempunyai 3 cicilan, dua properti dan satu mobil. Dua kendaraan yang sudah dijual lebih diakui Bedu sudah lunas.

Mantan personel grup Cagur itu blak-blakan mengatakan dalam sebulan dia harus membayar cicilan sekitar Rp 40 juta untuk dua properti dan satu kendaraan. Walaupun belum menyentuh Rp 50 juta, tapi besarannya sudah mulai mendekati.

Jual aset demi lunasi utang

Apapun jenis utang yang dimiliki, ketika besarannya sudah mulai terasa membebani keuangan, maka ada baiknya untuk melakukan apa yang dilakukan Bedu yaitu menjual salah satu aset demi melunasinya.

Betapapun juga, utang yang Anda miliki juga akan menggerus nilai kekayaan Anda sekaligus berpotensi menjadi beban finansial anak dikala kita telah tiada.

Menunda pembayaran utang bisa menimbulkan biaya penalti yang bakal semakin memberatkan Anda di kemudian hari. Oleh karena itu ketimbang menunda lebih baik menjual aset demi melunasinya.

Utang menghambat proses merdeka finansial

Semakin berat cicilan utang Anda maka semakin tidak leluasa pula bagi Anda untuk bisa menabung dan berinvestasi.

Alhasil, adanya utang bisa membuat seseorang menunda proses yang satu ini. Dan pada akhirnya cita-cita merdeka finansial hanya di angan-angan saja.

5 Hal yang Bisa Bikin Kamu Kerja Sampai Tua

 Nurse or home caregiver and senior woman holding hands at home Foto: Getty Images/FG Trade

Jakarta, CNBC Indonesia - Hidup dengan damai dan kenyamanan finansial di masa tua adalah impian banyak orang. Namun, untuk mewujudkannya, penting bagi Anda untuk memiliki komitmen yang kuat terhadap persiapan dana pensiun.

Namun ketahui pula bahwa ada beberapa perilaku sederhana yang dapat menghambat upaya Anda dan bahkan membuat Anda terpaksa bekerja hingga usia lanjut.

Penasaran? Berikut ulasannya.

Tidak Mengetahui Berapa Dana Pensiun yang Dibutuhkan

Seberapa hebat pun kemampuan Anda dalam menghasilkan keuntungan dari investasi, kesuksesan tetap tidak terjamin jika Anda tidak tahu berapa besar dana pensiun yang dibutuhkan.

Menghitung kebutuhan pensiun Anda dengan memperhitungkan total pengeluaran tahunan dan tingkat inflasi di Indonesia adalah langkah awal yang kritis. Sesuaikan perhitungan ini dengan tahun pensiun Anda untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang jumlah dana yang harus Anda kumpulkan dan durasi investasinya.

Menunda-nunda untuk memulai investasi pensiun dapat membuat proses tersebut semakin sulit. Setiap tahun penundaan dapat memperberat kondisi investasi Anda karena sisa waktu untuk mengumpulkan dana berkurang. Mulailah investasi secepatnya, setelah memiliki dana darurat dan perlindungan asuransi kesehatan minimal.


"Jajan & Main" yang Tidak Terkontrol

Pengeluaran untuk gaya hidup yang tidak terkontrol dapat menjadi hambatan serius. Batasi pengeluaran maksimal untuk keinginan atau gaya hidup, dan alokasikan dana maksimal 15-20% dari penghasilan per bulan untuk pengeluaran gaya hidup.

Profit Taking Sebelum Waktunya

Memutuskan untuk mengambil keuntungan sebelum waktunya dapat merugikan investasi jangka panjang. Pilihlah instrumen keuangan seperti reksa dana indeks atau exchange traded fund (ETF) untuk investasi pensiun, dan terapkan strategi investasi pasif. Manfaatkan momentum koreksi pasar untuk menambah investasi secara berkala.

Mindset Anak sebagai Dana Pensiun

Lebih baik menjadi mandiri secara finansial dan memberikan bekal yang bermanfaat bagi anak dan cucu daripada mengandalkan mereka untuk membiayai hidup Anda di masa tua. Mengubah anak menjadi "generasi sandwich" yang harus menanggung biaya hidup orangtua dan keluarga intinya dapat menjadi beban finansial yang berat bagi mereka di masa depan.

Memahami dan menghindari perilaku-perilaku ini dapat membantu Anda meraih impian pensiun yang aman dan nyaman. Selalu prioritaskan persiapan finansial untuk memastikan masa tua yang tenang dan sejahtera.

Kepala Desa Minta Jabatan Panjang, Gajinya Menggiurkan?

 Para kepala desa (kades) kembali demo di depan gedung MPR/DPR RI pagi ini. Polisi mengalihkan arus lalu lintas mengingat massa saat ini sudah memenuhi Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. (Instagram @Foto profil tmcpoldametro tmcpoldametro) Foto: Para kepala desa (kades) kembali demo di depan gedung MPR/DPR RI pagi ini. Polisi mengalihkan arus lalu lintas mengingat massa saat ini sudah memenuhi Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. (Instagram @Foto profil tmcpoldametro tmcpoldametro)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jabatan pejabat perangkat desa masih jadi pembahasan seiring dengan wacana menambah masa jabatan menjadi 9 tahun dalam satu periode. Hal itu menjadi perhatian serius bagi masyarakat, karena khawatir muncul monopoli kekuasaan.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah akan segera membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan Kedua UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

"Masyarakat juga punya narasi bahwa semakin panjang masa jabatan Kades, dikhawatirkan terjadinya monopoli kekuatan," ungkap Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar dalam program CNBC Indonesia Economic Update, Kamis (13/7/2023)

Monopoli kekuatan tersebut dianggap mengganggu demokrasi dan mengurangi keterlibatan masyarakat. Abdul merasa narasi yang muncul dari masyarakat juga harus diakomodir dalam pembahasan bersama DPR nantinya.

"Sehingga keterlibatan masyarakat menjadi kurang maksimal, dan seterusnya. Terjadi hegemoni dan sebagainya. Ini punya narasi," ujarnya.

Dalam prosesnya, DPR akan menyampaikan surat resmi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden akan menunjuk menteri sebagai perwakilan untuk membahas bersama DPR.

Narasi dari Kepala Desa mengenai perlunya perpanjangan masa jabatan Kades, kata Abdul demi efektivitas masa kerja. "Kalau 6 tahun itu narasinya mereka hanya bekerja kurang lebih 3 tahun karena harus setelah pilkades menyelesaikan konsolidasi, kemudian menjelang pilkades baru juga persiapan diri," pungkasnya.

Sebagai informasi, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, telah mengatur besaran gaji kades.


Pada pasal 81 Ayat (2)a peraturan itu, kepala desa paling sedikit menerima gaji Rp 2,4 juta atau 120% dari gaji pokok PNS Golongan II/A. Selain itu, penghasilan tetap yang diterima kepala desa serta perangkat desa ini berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja (APBD) Desa yang bersumber dari Alokasi Dana Desa.

Sementara itu, sekretaris desa menerima gaji paling sedikit yang diterimanya sebesar Rp 2,2 juta atau setara 110% dari gaji pokok Pegawai Negeri Sipil golongan II/a. Terakhir, besaran perangkat desa lainnya paling sedikit Rp 2 juta atau serata dengan 100% dari gaji pokok golongan II/A.

Belanja Desa yang ditetapkan dalam APBDesa juga bisa digunakan paling banyak 30% dari jumlah anggaran belanja desa untuk mendanai penghasilan tetap dan tunjangan Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan Perangkat Desa lainnya.

Sebagaimana tercantum dalam Pasal 100 PP Nomor 11 Tahun 2019, seorang kepala desa juga mendapat tunjangan lain yang diambil dari pengelolaan tanah desa. Dana pengelolaan ini terbagi menjadi 70% operasional pemerintah desa dan 30% untuk gaji dan tunjangan pemerintah desa.


 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. BPFJAMBI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger